TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Warga Kotakulon Sepuluh Bulan Sakit, Ini Respon RSUD Sumedang

TiNewss.com – Nasib pilu dialami warga kelurahan kota kulon Siti Nur Saobah. Pasalnya, sejak 10 bulan terakhir, ia hanya bisa terbaring lemah di atas kasur akibat tubuhnya terserang penyakit liver, kantong kemih dan kista.

Beliau sudah mengalami penyakit tersebut selama beberapa bulan terahir. Ia hanya bisa pasrah karena kekurangan biaya membayar perawatan RSUD.

Kiki selaku suami dari Siti mengaku kini kesulitan biaya dan tidak bisa menggunakan BPJS lantaran telah lama menunggak.

Demikian disampaikan Kiki kepada Tinewss.com di RSUD Sumedang, Senin (26/4/2021).

“Saya harus melunasi BPJS dulu agar pengobatan istri saya bisa menggunakan BPJS” katanya.

Sepasang suami istri tersebut memiliki dua orang anak yang satu berusia 8 tahun dan satunya lagi masih 5 tahun.

Siti selain mengkhwatirkan karena sakit yang dideritanya, sangat mebutuhkan uluran tangan. Dan menurut informasi suaminya, Siti sekarang berada di RSUD dan membutuhkan darah sebanyak enam labu.

“Sakit diderita istri saya sudah dirasakannya sejak 1 tahun lalu, saya tidak bisa berbuat banyak untuk meringankan beban karena Kami memiliki penghasilan yang tidak menentu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,” terangnya.

Sementara itu, Dahlan Indrayana, Kepala Humas RSUD Sumedang saat dihubungi Jurnalis TiNewss.com mengatakan, Siti sudah masuk rumah sakit dan masih terlayani.

“Leres pasien Lebet dinten Jumat sonten (Benar pasien masuk hari Jum’at sore). Kalau mengenai pelayanan tidak ada terkendala, Insya Allah semua pasien kita perlakukan sama tidak ada pembeda baik itu pasien BPJS, pasien Jamkesda ataupun pasien umum,” ujarnya.

Demikian jawaban Dahlan, namun Ketika Jurnalis TiNewss.com menanyakan terkait bagaimana dalam hal pembayaran administrasi apa bila dia telat bayar .

“Nuju koordinasi sareng BPJS, sareng SDK (lagi koordinasi sama pihak BPJS sama SDK) untuk masalah tersebut mah,” tutupnya.(Adhi SH)***