TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Wakil Bupati Sumedang Dilarikan Ke RSUD, Total COVID-19 Sumedang Hampir Tembus 5 Ribu

TiNewss.com – Kondisi kesehatan Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan dikabarkan semakin menurun pasca menjalani isolasi mandiri di rumah dinasnya sejak 2 hari yang lalu. Oleh karena kondisi yang semakin tidak terkendali, Wabup di larikan ke RSUD Sumedang.

Hal ini dibenarkan oleh putra sulung Wabup, Daffa yang dihubungi TiNewss.com melalui saluran WA.

“Betul, setelah dikonfirmasi ke Bapak. Sekarang dibawa ke RSUD Sumedang dari Rumdin,” kata Daffa yang juga menyebutkan kalau dirinya juga sedang melakukan isolasi mandiri di Bandung.

Selain Wakil Bupati, informasi pejabat Sumedang yang dilarikan ke RSUD dalam menajalani isoman adalah dr Sidik. Pejabat Dinas Kesehatan yang terkonfirmasi COVID pada 2 hari yang lalu, juga dilarikan ke RSUD.

Kondisi Terkini COVID-19 di Sumedang

Sementara itu, jumlah terkonfirmasi COVID-19 hari ini mencapai 57 orang, sehingga menambah kalkulasi jumlah penderita COVID-19 di Sumedang hampir menembus angka 5 Ribu orang, sejak kasus pertama Maret 2020.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas COVID-19 Kabupaten Sumedang, Dr. Iwa Kuswaeri kepada TiNewss,com.

“Jumlah terkonfirmasi COVID-19 hingga hari ini mencapai 4.987 orang, dengan tambahan hari ini sebanyak 57 orang terkonfirmasi positif,” kata Iwa.

Dari total Terkonfirmasi sebanyak 4.987 orang, sembuh sebanyak 4.665 atau 93,54 persen, meninggal 130 orang (2.61 persen) dan masih aktif sebanyak 192 orang atau 3,85 persen.

Lebih lanjut menurut Iwa, keterisian ruang rawat inap di RSUD saat ini mencapai 81.52 Persen.

“BOR (Bed Accoupancy Ratio) RSUD saat ini mencapai 81.52 Persen. Ini sudah over capacity. Karena ruangan yang kosong itu diperuntukkan untuk pasien dengan kebutuhan khsusus termasuk untuk ibu hamil,” kata Iwa.

Namun demikian, menurut Iwa, satgas COVID-19 Kabupaten Sumedang akan menyiapkan tambahan ruang rawat di beberapa alternatif terutama untuk pasien dengan status isolasi mandiri.

“Ada beberapa tempat alteranatif, seperti di Polres, Unpad, hotel, termasuk juga barak TNI,” kata Iwa.

Iwa, juga mengingatkan bahwa jumlah terkonfirmasi COVID-19 yang dilaporkan adalah yang berhasil di data oleh Pemerintah.

“Sebagaimana disampaikan Pak Sekda, kondisi di lapangan, bisa jadi ribuan. Oleh karena itu, Kami mengimbau agar masyarakat tetap patuh pada protokol kesehatan. Tidak ada acara lain kecuali kita mencegah bersama dari dulunya. Sekarang juga,” tegas Iwa. (Adhi SH)

Mari Lawan Corona, dengan kampanye Sumedang bebas Corona. Kita mulai dengan Ganti seluruh Profile media sosial untuk meningatkan kita dengan foto twibbon ini.

https://www.twibbonize.com/sumedanglawancorona