TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Dr. Iwa Kuswaeri, Ketua Bidang Komunikasi Publik satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang

Update COVID 19 Sumedang, Seorang Marbot Masjid Meninggal Dunia

TiNewss.com – Perkembangan terbaru (update) COVID 19 di Kabupaten Sumedang, masih tampak membahayakan. Ada penambahan baru sebanyak 34 orang, sehingga total terkonfirmasi menjadi 1.483 orang. Selain itu, kabar duka datang dari Kecamatan jatinunggal, seorang marbot (pengurus Masjid) berasal dari kecamatan dikabarkan Terkonfirmasi Positif COVID 19 dan meninggal di RSUD Sumedang.

“Kabar duka, Tn S. Juyana (75) tahun, Confirm COVID 19, asal Desa Pawenang Kecamatan Jatinunggal meninggal dunia pada hari Kemarin (23/1/2021) pukul 12:15 WIB. Pemakaman dilakukan dengan protokol kesehatan,” kata Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas COVID 19 Kabupaten Sumedang, Dr. Iwa Kuswaeri.

Atas kejadian ini, Iwa menyebutkan bahwa 20 warga langsung dilakukan SWAB test, serta isolasi mandiri.

“Sebagaimana informasi dari Pak Camat, Almarhum adalah Pengurus masjid. Sehingga kami melakukan tracing, dan ada 20 jamaah yang langsung di lakukan SWAB Test, hingga isolasi mandiri,” jelas Iwa.

Menurut keterangan, kata Iwa, Almarhum melakukan kontak erat dengan orang terkonfirmasi COVID-19.

Lebih lanjut Iwa menjelaskan bahwa hingga pukul 14:00, hari Minggu (24/1/2021), jumlah terkonfirmasi COVID-19 di Sumedang mencapai 1.483 orang. 135 orang masih menjalani isolasi, 37 di rawat (RSUD dan Fasyankes) serta 98 orang Isolasi Mandiri.

Ada 1.294 telah sembuh, dan 54 orang meninggal. Artinya ada 3,6 persen orang meninggal per jumlah orang terkonfirmasi COVID-19 di Sumedang.

“Ini lebih tinggi dibanding dengan Nasional yang hanya 2,8 persen saja. Sehingga PSBB di Sumedang, akan diperpanjang hingga 2 pekan sejak PSBB tahap pertama tahun 2021 ini,” kata Iwa.

Lebih lanjut Iwa meminta masyarakat agar secara disiplin melakukan protokol kesehatan. Agar tidak terjadi lonjakan COVID 19 seperti hari ini.

“Hari ini ada 34 orang Terkonfirmasi COVID 19, dan hampir semua wilayah ada dengan Cibugel tertinggi penambahannya yakni 11 orang. Namun ada juga yang telah sembuh atau sudah menyelesaikan masa isolasi mandiri sebanyak 23 orang,” tambahnya.

Selain perkembangan penambahan COVID 19 di Sumedang, Iwa juga menyebut bahwa jumlah pelanggar protokol kesehatan tidak berkurang.

“Seperti hari ini, Laporan dari Ketua Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang ada sebanyak 128 pelanggaran dengan jumlah denda masuk ke Kas Daerah sebanyak 3.536.000 Rupiah. Sehingga total pelanggaran tercatat dan masuk Kas Daerah sebesar 150.272.000 dengan 5.742 pelanggaran,” jelas Iwa.

Menurutnya, pengenaan denda administratif dengan maksimal Rp 100.000 untuk perorangan adalah untuk memberi efek jera. (Red)***

Terima Kasih Untuk Berbagi Informasi, Silakan Klik Tombol di Bawah !
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •