TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Surya Tjandra Akan Segerakan Relokasi Dampak Longsor Cimanggung

TiNewss.comSurya Tjandra, Wakil Menteri Agraria Tata Ruang Indonesia dan Wakil Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) meninjau dampak longsor Cimanggung membahas terkait relokasi warga yang terdampak akan disegerakan, Selasa (19/1/2021).

“Kami hadir ke sini untuk menunjukkan tanggung jawab karena sekarang tata ruang ada di kementerian Kami. Secara tata ruang ini daerah rawan gerakan tanah/rawan bencana boleh ada pemukiman asal ada syarat yang ketat,” kata Surya Tjandra.

Untuk data warga yang terdampak longsor pihak Wamen ATR/BPN beserta pihak pekerjaan umum akan segera merelokasi warga ke tempat aman.

“Nanti setelah ini, Kami bersama PU akan coba bahu membahu akan membereskan ini tata ruang kita tegakan aturannya yang benar. Sebagian warga akan kita relokasi. Tampaknya warga sudah setuju, tinggal nanti bagaimana bentuknya, bagaimana bentuk relokasi ke yang lebih aman,” pungkas Surya Tjandra.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman mengatakan untuk tempat relokasi warga terdampak longsor Cimanggung ada dua opsi di Tegalmanggung dan di Perum Elhago Cilembu.

“Data terakhir dari tiga zona yaitu Bojong Kondang, Perumahan SBG dan Madrasah Azzahra yang terdampak banjir. Semuanya ada 314 KK, 1.126 Jiwa by name dan by address sudah bisa di akses di SITABAH,” kata Herman.

Herman menambahkan untuk yang warga yang harus direlokasi totalnya 131 terdiri daru zona Bojong Kondang 41 KK sedangkan Perum SBG 90 KK. Untuk warga harus direlokasi, ada dua lokasi yang akan diajukan ke pemerintahan pusat.

“Di skema (lokasi) pertama, relokasi terpusat Kami sediakan tempat di Tegalmanggung. Dan itu tanah desa. Pihak desa sudah setuju, nanti kita proses pembangunannya. Fasos dan fasum akan ditanggung kementerian PU dan BNPB,” sambung Herman.

Untuk skema kedua, pihak pemerintah daerah sudah berkolaborasi dengan ASPRUMNAS. ASPRUMNAS sudah menyediakan Perumahan Elhago di Cilembu.

Perumahan Elhago disana ada 200 kavling sehingga 131kk dialihkan kesana, bisa memungkinkan. Bangunannya sekitar 150 juta per rumah sehingga apabila dikali 131 KK jadi 19,7 Milyar, sedangkan untuk di Tegalmanggung membutuhkan sekitar 57,4 Milyar,” jelas Herman.

Itu adalah skema relokasi warga yang terdampak longsor Cimanggung yang diusulkan ke pusat melalui Wakil Menteri ATR/BPN. (Adhi SH)***

Terima Kasih Untuk Berbagi Informasi, Silakan Klik Tombol di Bawah !
  • 7
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    7
    Shares