• Selasa, 4 Oktober 2022

Kepada Kades dan Lurah, Wabup Erwan: Awasi Peredaran Barang Kena Cukai Ilegal di Masyarakat!

- Rabu, 27 Juli 2022 | 11:10 WIB
Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan, S.E. saat memberikan arahan dan pembukaan sosialisasi  Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal (TiNewss/Rauf)
Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan, S.E. saat memberikan arahan dan pembukaan sosialisasi Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal (TiNewss/Rauf)



TiNewss.Com - Wakil Bupati (Wabup) Sumedang H. erwan Setiawan, S.E., menyampaikan pesan agar para Kepala Desa dan Lurah di Kabupaten Sumedang turut serta mengawasi dan menekan Barang Kena Cukai Ilegal.

Hal ini disampaikan Wabup Erwan saat memberikan pembekalan dan membuka membuka kegiatan Sosialisasi Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal di Hotel Kencana, Rabu 27 Juli 2022.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Setda Kabupaten Sumedang dan diikuti oleh para kepala Desa dan Lurah se kabupaten Sumedang.

Menurut Wabup, Sumedang ini merupakan daerah penghasil tembakau kedua di Provinsi Jawa Barat. Namun, hal tingkat peredaran ilegal pun cukup tinggi di Sumedang.

“Sumedang ini nomor dua di Jabar sebagai daerah penghasil tembakau. Tapi tingkat peredaran rokok ilegal pun cukup tinggi. Untuk itu, saya harap kades dan lurah harus bisa mengawasi dan menekan peredaran rokok ilegal,” ujar Wabup Erwan.

Peredaran rokok ilegal ini, kata Wabup, tentunya dapat merugikan negara dan melanggar perundang-undangan yang berlaku.

Sehingga, untuk memberantas maraknya peredaran cukai ilegal ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang melalui dana DBHCHT dan bekerjasama Kantor Bea dan Cukai melaksanakan program penegakan hukum atas peredaran cukai tembakau ilegal di tengah-tengah masyarakat.

“Berdasarkan penelitian, peredaran cukai ilegal di Sumedang masih cukup tinggi, terutama ditingkat pengecer kecil di masyarakat. Hal ini karena peredarannya belum bisa ditekan dengan optimal. Sehingga sosialisasi ini sangat penting bagi para kades dan lurah untuk turut serta menekan peredarannya di tingkat Desa,” tegasnya.

Beberapa faktor tingginya peredaran Cukai tembakau ilegal ini juga, sambung Wabup Erwan, karena maraknya peredaran baik secata online maupun langsung ke pengecer tanpa pengawasan.

“Faktor lainnya juga yaitu, kurangnya pemahaman masyarakat terkait dampak yang ditimbulkan oleh peredaran cukai ilegal,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Rauf Nuryama

Tags

Terkini

Marak Kenakalan Remaja, Pemkab Gelar Kewaspadaan Dini

Minggu, 2 Oktober 2022 | 20:36 WIB
X