• Sabtu, 21 Mei 2022

Ini Besaran Alokasi Dana Desa, DBH Pajak Daerah dan Retribusi Tahun 2021 Bagi Desa di Kabupaten Sumedang

- Selasa, 30 November 2021 | 06:50 WIB
Alokasi Dana Desa dan DBH Pajak Daerah dan Retribusi Bagi Desa di Kabupaten Sumedang (TiNewss/Rauf)
Alokasi Dana Desa dan DBH Pajak Daerah dan Retribusi Bagi Desa di Kabupaten Sumedang (TiNewss/Rauf)

DBH Pajak Daerah turun sebesar 20,4 persen dibandingkan dengan sebelum perubahan dan DBH Retribusi turun sebesar 29,36 persen. Namun semua penurunan ini jika dibandingkan dengan total pendapatan keselurhan dari tiga sumber tersebut (baca Alokasi Dana Desa, DBH Pajak Daerah dan DBH Retribusi Daerah) atau Rp6.267.640.000 / Rp147.308.160.000 x100% = 4,25 Persen. 

Namun karena setiap Desa mendapatkan DBH Pajak dan retribusi berbeda-beda, maka penurunan tersebut juga berbeda-beda, berkirsar antara 3,04 persen hingga 13,79 persen.   

Untuk diketahui, bahwa Sumber Pendapatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, selain hal di atas masih ada beberapa sumber lainnya. 

Berikut Sumber Pendapatan Desa pada  APBDesa berdasarkan pada UU 32/2004 dan PP 72/2005:

  • Pendapatan asli desa, terdiri dari hasil usaha desa, hasil kekayaan desa, hasil swadaya dan partisipasi, hasil gotong royong, dan lain-lain pendapatan asli desa yang sah,
  • Bagi hasil pajak daerah Kabupaten/Kota paling sedikit 1.0% (sepuluh per seratus) untuk desa dan dari retribusi Kabupaten/Kota sebagian diperuntukkan bagi desa
  • Bagian dari dana perimbangan keuangan pusat dan daerah yang diterima oleh Kabupaten/Kota untuk Desa paling sedikit 10% (sepuluh per seratus), yang pembagiannya untuk setiap Desa secara proporsional yang merupakan alokasi dana desa,
  • Bantuan keuangan dari Pemerintah, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam rangka pelaksanaan urusan pemerintahan,
  • Hibah dan sumbangan dari pihak ketiga yang tidak mengikat.

Tim Litbang TiNewss, melakukan pengolahan data atas 2 Keputusan Bupati tersebut dan seberapa besar pengaruhnya terhadap keseluruhan Pendapatan Desa, yang akan disampaikan sebagaimana penjelasan berikut ini. 

Baca Juga: Daftar Nama Kepala Desa di Kabupaten Sumedang Per Tahun 2021

  1. Berdasarkan pada Keputusan Bupati Sumedang No 437 tahun 2021, setiap Desa menerima paling sedikit Rp 414.564.300 dan paling besar sebesar Rp500.086.000, untuk Alokasi Dana Desa. 
  2. Berdasarkan Kepbup 13 tahun 2021 (sebelum dilakukan perubahan), DBH Pajak tertinggi mencapai Rp 863.384.000 dan terendah mencapai Rp66.925.000 atau rata-rata Rp 101.194.074
  3. Berdasarkan Kepbup No 13 tahun 2021 (sebelum dilakukan perubahan), DBH Retribusi tertinggi mencapai Rp 17.750.700 dan terendah mencapai Rp 5.665.000. 

Baca Juga: Ada Frederika Alexis Cull di Film Seri Terbaru 'Layangan Putus', Ini bocoran Edisi Perdana

Sedangkan setelah dilakukan perubahan, untuk Alokasi Dana Desa tidak mengalami perubahan, atau tetap angkanya. dan Untuk DBH baik Pajak maupun Retribusi mengalami perubahan penurunan.

  1. Berdasarkan Kepbup 437 Tahun 2021, DBH Pajak tertinggi sebesar Rp686.684.000 dan DBH Pajak terendah sebesar Rp 53.230.000 atau rata-rata Rp 80.486.667. Secara keseluruhan turun sebesar Rp 5.591.000.000 atau sebesar 20 persen dari DBH sebelumnya. Jika dibanding secara total dengan seluruh penerimaan (ADD+DBH Pajak + DBH Retribusi), penurunan mencapai 3.8 persen saja.
  2. Berdasarkan Kepbup 437 Tahun 2021 DBH Rertibusi tertinggi mencapai Rp12.503.700 dan terendah mencapai Rp 4.002.000 atau rata-rata per desa mencapai Rp 6.030.417. Hal ini terjadi penurunan total sebesar Rp676.640.000 atau 29 persen dibandingkan dengan Total DBH Retribusi sebelum dilakukan perubahan. Atau mengalami penurunan sebesar 0,46 persen jika dibandungkan dengan total penerimaan sebelum dilakukan perubahan.

Baca Juga: Surat Al-Kahfi dan Fitnah Dajjal, Cara Dajjal Menguasai Dunia (bagian kedua, Seri Eskatologi Islam)

Berikut adalah Rincian Alokasi Dana Desa, Dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi berdasarkan Kepbup No 13 Tahun 2021 dan Kepbup No 437 tahun 2021 beserta perubahannya, Per kecamatan dan per Desa, untuk tahun anggaran 2021.  (disarankan untuk dibuka melalui desktop atau mode desktop jika menggunakan handphone).

Halaman:

Editor: Rauf Nuryama

Sumber: JDIH Kabupaten Sumedang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X