• Sabtu, 16 Oktober 2021

Mengenal H Oom Supriatna, 'Pembobol' Pasir Hingkik hingga Tembus Gunung Julang Sumedang

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 06:52 WIB
H. Oom Supriatna, 'pembobol' Pasir Hingkik di Sumedang hingga tembus Gunung Julang Sumedang, 5/10/2021 (asdar/TiNewss.com} (TiNewss)
H. Oom Supriatna, 'pembobol' Pasir Hingkik di Sumedang hingga tembus Gunung Julang Sumedang, 5/10/2021 (asdar/TiNewss.com} (TiNewss)

TiNewss.com -- Bila melakukan perjalanan dari Sumedang kota ke arah Wado, tepatnya di kecamatan Cisitu, kita akan melewati jalan menanjak, yakni Pasir Hingkik.

Jalan menanjak ini, dikenal dengan Pasir Hingkik, yang kiri kanannya merupakan gunung dengan pepohonan yang lebat. Tetapi berkat petualangan H Oom Supriatna, gunung yang lebat dengan pepohonan disulap menjadi jalan yang membuat hilir mudik truk-truk besar mengangkut material berbahan batu dari daerah Gunung Julang.

Awalnya saya kebingungan menarik  batu dari daerah Gunung Julang. Tidak ada jalan yang dilalui. Akhirnya saya jalan kaki tepat dari Gunung Julang dengan menyusuri kebun, hutan, dan gunung milik masyarakat sampai tembus Pasir Hingkik. Disetiap beberapa meter, saya tancapkan kayu atau bambu sebagai penanda bahwa itulah yang telah dilalui. Persis seperti dongeng. Dan itu dilakukan seorang diri.

H Oom Supriatna bercerita kepada TiNewss.com, Selasa (5/10/2021) seraya mengatakan petualangannya itu diaggap  sesautu hal aneh oleh masyarakat. Menurut masyarakat membuat jalan tembus gunung dan hutan adalah pekerjaan yang mustahil.

Baca Juga: Perubahan Warisan Budaya Jatigede

Dengan penuh keyakinan, H Oom Supriatna satu per satu membeli tanah yang dilaluinya itu. Dan setelah terbeli, mulailah 'pembobolan Pasir Hingkik dan hutan belantara itu. Dari pembobolan pasir ini, tanahnya saya jual, batunya saya jual dan akhirnya terbuka jalan yang sekarang bisa tembus ke Gunung Julang.

'Sesuatu yang tidak mungkin, asal penuh keyakinan dan usaha yang keras, Insya Alloh akan menghasilkan sesuatu yang membanggakan,'ujarnya.

Menurut H Oom Supriatna, yang sempat mencalonkan Bupati Sumedang ini dengan rival H. Endang Sukandar-H. Ade Irawan  sebagai pemenang, mulai kembali ke Sumedang sekitar tahun 2007. 

"Saya ingin kembali ke Sumedang setelah malang meilntang menjadi pengusaha galian di berbagai kabupaten/kota, karena ingin ikut membangun Sumedang," jelasnya.

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perda KPJ, Tambahan Daya Gedor Keberpihakan Pemerintah

Rabu, 22 September 2021 | 06:30 WIB

Relawan Sumedang Pasti Bisa Bikin Aksi Lagi

Senin, 20 September 2021 | 12:34 WIB
X