• Minggu, 28 November 2021

Ko Ayung: Kirim Kopi Robusta Sumedang 40 Ton Per Bulan

- Sabtu, 21 Agustus 2021 | 13:00 WIB
2cdff415-14b3-4cf2-a5da-6cd33f712747
2cdff415-14b3-4cf2-a5da-6cd33f712747




"Pasca panen ini yang menentukan harga dan rasa kopi. Para petani kita masih banyak yang awam bagaimana mengolah biji kopi yang akan dijual. Sehingga harga kopi bisa turun," ujarnya.





Oleh karenanya, sebelum dikirim ke pabrik, kopi-kopi itu diseleksi lagi dan dijemur. "Sehingga kopi akan dibedakan atas kualitasnya," ujar Ko Ayung seraya berharap ke depan ada pelatihan bagi petani bagaimana cara mengolah kopi pasca panen.





"Ini semata-mata untuk meningkatkan harga kopi sehingga para petani memperoleh untung yang besar," katanya.





Menurutnya, tiap bulan bisa mengirim 30-40 ton biji kopi robusta. Kondisi ini menurun karena yang jual beli kopi di Sumedang, sekarang ini makin banyak.





Menurut Ko Ayung, bertani kopi sebetulnya sangat menjanjikan sekarang ini. Hanya saja masih sedikit yang menekuni bertani kopi. "Andai saja ini dikembangkan secara baik dan berkelanjutan, akan memiliki nilai tambah bagi Sumedang," jelasnya.

Halaman:

Editor: Yuli Krismawati

Tags

Terkini

Sumedang Dapat DID 37 Miliar, Cek Untuk Apa Saja?

Rabu, 17 November 2021 | 06:00 WIB
X