• Kamis, 18 Agustus 2022

Budaya Tiup Terompet Tahun Baru Dibolehkan Asal Tidak Berkerumun

- Kamis, 31 Desember 2020 | 19:59 WIB
IMG-20201231-WA0016
IMG-20201231-WA0016


TiNewss.com - Merayakan pergantian tahun baru dari 2020 ke 2021 dengan budaya tiup terompet dan menyalakan kembang api sudah membudaya didunia. Namun di masa pandemi saat ini ada yang berbeda dan tidak boleh berkurumunan.





Menurut edaran Bupati Sumedang, tidak ada perayaan tahun baru yang menimbulkan kerumunan sehingga menyebabkan penularan virus corona yang cukup tinggi. Tetapi bagi penjual atau pembeli terompet dan kembang api pada perayaan tahun baru boleh saja, asal tidak berkerumun.





Setelah dikonfirmasi oleh jurnalis TiNewss.com kepada Sekertaris Dinas Pol PP Sumedang Deni Hanafiah mengatakan kegiatan meniup terompet dan menyalakan kembang api sudah membudaya di masyarakat dan tidak di rinci pada surat edaran larangan perayaan tahun baru, Kamis (31/12/2020).





"Secara rinci tidak diatur hal-hal tersebut (meniup terompet dan menyalakan kembang api). Yang jelas tidak boleh ada kegiatan perayaan pergantian tahun baru yang menyebabkan berkurumunan orang," jelas Deni.





Deni menerangkan di masyarakat Sumedang sendiri terompet dan kembang api sudah membudaya sebagai pelengkap kegiatan perayaan pergantian tahun baru.

Halaman:

Editor: Adhi Septiahadi

Tags

Terkini

X