Agar Tidak Salah Sasaran, Data Kemiskinan dan Stunting Harus Divalidasi dengan Benar

- Jumat, 31 Maret 2023 | 23:07 WIB
Sekda Sumedang, Herman Suryatman mengatakan data kemiskinan dan stunting harus divalidasi dengan akurat dan valid agar tepat sasaran (TiNewss.Com/Deden Sutrisno)
Sekda Sumedang, Herman Suryatman mengatakan data kemiskinan dan stunting harus divalidasi dengan akurat dan valid agar tepat sasaran (TiNewss.Com/Deden Sutrisno)

TiNewss.Com - Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman menyebut validasi data sasaran yang akan diintervensi, baik data kemiskinan maupun stunting, menjadi suatu hal yang sangat penting dalam penyaluran bantuan agar tidak salah sasaran.

Demikian disampaikan Sekda saat melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Gerakan Bersama (Geber) Lawan Kemiskinan dan Stunting di Kecamatan Cibugel dan Darmaraja, Kamis (30/3/2023).

"Jadi kuncinya ada di data, tadi saya eksplore mini command center kecamatan. Saya minta cek dan ricek kembali data kemiskinan ekstrim dan stunting yang harus di intervensi," ujarnya.

Baca Juga: Dibalik Galian Tunggul Hideung, Ternyata Ada Niat Baik Dari Pemilik Lahan, Ini Klarifikasinya

Dikatakan, selain validasi data, hal lain yang tidak kalah penting adalah adanya kerja sama dan kolaborasi dengan semua komponen.

Dari kabupaten, kata Sekda, Bupati dan Wakil Bupati sudah memberikan stimulus dalam bentuk bantuan telur untuk masyarakat kurang lebih saat itu sebanyak 50 kilogram.

"Harapannya dikolaborasikan dengan potensi desa sehingga bisa ratusan kilogram telor turut didistribusikan ke masyarakat, khususnya anak anak stunting," tuturnya.

Baca Juga: Persija Vs Persib : Rezaldi Hehanusa Tidak Ragu Menghadapi Mantan Timnya

Terkait stunting di Kecamatan Darmaraja, Sekda mengatakan, relatif baik yaitu sebesar 32,8 persen atau kurang lebih ada 70 anak yang mengalami stunting.

Kaitan hal itu, Sekda meminta  Camat dan Kepala Puskesmas memberikan perhatian serius agar bisa diatasi.

"Saya sudah ngasih pesan ke Pak Camat dan Kapus (Kepala Puskesmas) adalah zero stunting, bagaimana di Darmaraja sekarang dan ke depan diupayakan jangan ada stunting baru. Tentu dengan intervensi sebelum dan sesudah kelahiran sesuai standar yang sudah kami berikan kepada kapus maupun para camat, "ujar sekda.

Baca Juga: The Jak Mania Diperbolehkan Hadir ke Stadion Saat Persija Vs Persib : Kami Berjanji Laga Berjalan Tertib

Lebih dari itu, Sekda juga menekankan agar permasalahan kemiskinan mendapatkan perhatian serupa dari semua pihak agar Kecamatan Darmaraja bisa makin sejahtera.

"Kabupaten hanya memberi stimulus, tentu aktor utamanya ada di kecamatan dan desa, termasuk warga masyarakat," katanya.

Halaman:

Editor: Deden Sutrisno

Sumber: Humas Sumedang

Tags

Terkini

X