TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Sumedang Menuju Nol Persen Buta Huruf Al-Qur’an, Cisitu Menjadi Role Model

TiNewss.com Desa Pajagan Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang menjadi contoh atau role model, dalam rangka Pemberantasan Buta Huruf Al-Quran.

Hal ini disampaikan oleh Muhammad Hidayat, Ketua Tim Jabar Mengaji, di GOR Pajagan Dusun Pajagan, Cisitu Sumedang, Sabtu (27/02/2021).

Hidayat menyampaikan bahwa langkah pertama yang dilakukan adalah melakukan Sensus terhadap kemampubacaan masyarakat terhadap Al-Quran.

“Dengan sensus, kita akan mengetahui seberapa besar sasaran Kami untuk memberantas buta huruf Al-Quran. Dan langsung by name by adress,” tambah Hidayat, yang juga merupakan inisiator Magrib Mengaji Online (MMO) bersama Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir.

Hadir dalam sosialisasi sensus dan MMO warga RT 01 RW 01 Desa Pajagan, unsur Pemerintah, dan beberapa Netizen pengikut Magrib Mengaji Online, di antaranya Kepala Desa Cinanggerang, Kecamatan Pamulihan.

Lebih lanjut, Hidayat berharap ada minimal 1 Desa 1 Guru Ngaji. Sehingga program Pemberantasan Buta Huruf Al Quran bisa lebih cepat.

Hidayat juga mengapresiasi Bupati Sumedang, yang menjadi satu-satunya Kepala Daerah yang bersedia secara Konsisten membimbing warganya mengaji bersama, bada magrib hingga isya setiap hari, dari mulai Senin sampai Jumat.

Program Pemberantasan Buta Huruf Al Quran ini, dilaksanakan dengan melakukan rekruitment relawan.

“Ini adalah amal jariyah buat kita semuanya, sehingga peran relawan menjadi sangat penting. Mereka bukan guru ngaji, yang di gaji. Tapi kalau ada rezeki baik hibah, maupun bantuan dari sponsor, merupakan bonus, ” pungkasnya. (Red)***

Terima Kasih Untuk Berbagi Tulisan ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •