TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Signal, Aplikasi Yang Bisa Geser WhatsApp Dan Telegram

TiNewss.com – Perkembangan dalam dunia teknologi sangatlah lumrah apalagi sekarang didukung dengan eranya digitalisasi. Keberadaan media sosial sudah menjadi kebutuhan sehari-hari, ditambah aplikasi Chatting menjadi perantara dalam percepatan komunikasi.

Aplikasi chatting Signal dari hari kemarin menjadi bahan perbincangan di kalangan pengguna akun media sosial, seperti mengutip dari halaman liputan6.com. Para pengguna media sosial yang beralih ke Signal membuat layanan verifikasi menjadi kewalahan. Sehingga sempat terjadi penundaan di sejumlah penyedia seluler.

Demikian sebagaimana dikutip dari laman Bleeping Computer, Rabu (13/1/2021).

Adapun penyebabnya dikarenakan aplikasi yang sudah tidak asing lagi seperti WhatsApp dan Telegram kurang memperhatikan dalam segi kebijakan privasi. “Di digiring dengan pernyatan CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk, yang merekomendasikan penggunaan Signal”.

Meski banyak digunakan, ada beragam kekurangan WhatsApp dan Telegram yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, kekurangan WhatsApp dan Telegram beberapa di antaranya menyangkut perihal keamanan data pribadi yang mungkin bisa disalahgunakan oleh orang tidak bertanggung jawab.

Namun meski demikian, pihak WhatsApp dan Telegram berusaha terus memberikan performance terbaik untuk para pelanggannya.

Nah kemudian lantas apa sih sebenernya apikasi Signal Itu? Signal sendiri merupakan aplikasi perpesanan sebagaimana WhatsApp dan Telegram.

Aplikasi ini bisa diunduh di platform Android maupun iOS dan tersedia pula untuk versi desktop.

Signal juga bisa digunakan secara gratis dan terenkripsi. Aplikasi ini hampir serupa dengan WhatsApp, termasuk fitur-fitur di dalamnya.”

Tak heran, karena pembuat apikasi ini adalah orang yang sama.

Signal dikembangkan oleh Signal Foundation dan Signal Messenger LLC. Signal Foundation adalah lembaga non-profit yang didirikan oleh founder WhatsApp, Brian Acton pada tahun 2018, setelah dirinya hengkang dari Facebook Inc. Berbeda dengan WhatsApp, Signal dikembangkan dengan model swadaya. Pengguna bisa menjadi donatur untuk Signal Foundation yang menyebut ingin mengembangkan layanan komunikasi yang mengutamakan privasi.

Seperti yang telah dijelaskan, Signal sendiri menerepkan segi keamanan yang ketat, seperti mengutip dari Kompas.com, agak sulit mengalahkan Signal dalam urusan privasi. Aplikasi ini disebut tidak menyimpan data penggunanya sama sekali. Hal ini juga diungkap Forbes yang memaparkan perbandingan metadata dari berbagai aplikasi perpesanan, seperti WhatsApp, iMessage, Facebook Messenger, dan Signal. Signal tidak menghimpun data apa pun dari penggunanya, selisih yang jauh berbeda dari metadata yang dihimpun WhatsApp dan Facebook Messenger.

Maka tidak heran kenapa beberpa hari kebelakang Signal banyak dibanjiri pengguna layanan. Dikarenkan para pengguna aplikasi Chatting tidak ingin data pribadinya dapat diketahui atau bahkan diretas.(Lutfi S.S)**

Terima Kasih Untuk Berbagi Informasi, Silakan Klik Tombol di Bawah !
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •