TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Sempat Tertunda, Vaksin AstraZeneca Akan Di Distribusikan Pekan Depan

TiNewss.com – Sempat tertunda penggunaan Vaksin AstraZeneca akibat dugaan kasus terjadinya pembekuan darah yang ditemukan di sejumlah negara di Eropa, kini Vaksin AstraZeneca akan di distribusi.

Vaksin AstraZeneca asal perusahaan Inggris kini mengantongi izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang akan di distribusi ke daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) Indonesia pada pekan depan.

Hal terdebut disampaikan Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi dalam kanal youtube sekretariat presiden, Jumat (19/3/2020).

“Vaksin ini akan didistribusikan ke seluruh umat manusia dengan cara equal acces to vaccine, maka Vaksin AstraZeneca dari COVAX akan segera kita distribusikan ke daerah-daerah, termasuk daerah 3T,” ucap Nadia.

Nadia menuturkan pihaknya akan bekerja sama dengan berbagai pihak yang sudah pengalaman dalam distribusi vaksin, seperti PT Bio Farma (Persero). Saat ini, Indonesia telah memiliki 1.113.600 Vaksin AstraZeneca yang tiba di Indonesia pada 8 Maret lalu.

Adapun Indonesia telah bekerjasama untuk mendatangkan vaksin AstraZeneca sebanyak 59 juta dosis pada 2021, 23.800.000 dosis pada 2022 sehingga total sebanyak 82.800.000 dosis.

“Tentunya kita akan mempersiapkan hal-hal terkait pengemasan dan kesiapan distribusi sehingga kita dapat mempercepat program vaksinasi ini kembali,” tuturnya.

Dengan begitu Nadia meminta masyarakat agar tidak egois, dengan cara ikut membantu pemerintah mempercepat pelaksanaan vaksinasi.

“Saya imbau kepada masyarakat, ini bukan saatnya kita mementingkan diri kita sendiri, sudah banyak kerabat kehilangan. Semakin cepat kita vaksinasi semakin cepat kita keluar dari pandemi,” tandasnya.

Vaksin AstraZeneca mengantongi izin BPOM setelah melalui kajian analisis bersama Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI), Komite Nasional Penilai Obat, dan Komite Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI). (Adhi SH)*