TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Satgas Tegaskan Kegiatan Mudik Tetap Dilarang, Termasuk Wilayah Aglomerasi

TiNewss.com – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menegaskan bahwa kegiatan mudik dalam bentuk apapun telah dilarang termasuk dalam wilayah aglomerasi.

Beliau menjelaskan bahwa larangan mudik bertujuan mencegah secara maksimal terjadinya interaksi fisik yang menjadi cara virus bertransmisi dari satu orang ke orang lainnya.

“Mohon dipahami bahwa SE Satgas Nomor 13 Tahun 2021 adalah tentang Peniadaan Mudik. Jadi yang dilarang adalah mudik,” ujar Wiku dalam keterangan pers Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (7/5/2021).

Meski demikian, Wiku menerangkan bahwa sektor esensial masih bisa beroperasi untuk kelancaran sosial peningkatan taraf ekonomi di masyarakat.

“Namun, kegiatan selain mudik di suatu wilayah kabupaten/kota atau aglomerasi khususnya di sektor-sektor esensial, akan tetap beroperasi tanpa penyekatan apapun, demi melancarkan kegiatan sosial ekonomi daerah,” katanya.

Wiku juga meminta kepada masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi penularan dalam satu wilayah karena masih beroperasi sektor esensial lantaran operasionalnya diatur dalam kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

Berikut wilayah-wilayah aglomerasi yang dimaksud ialah di Sulawesi Selatan terdiri di Makassar, Sungguminasa, Takalar dan Maros. Di Sumatera Utara terdapat di Medan, Binjai, Deli Serdang dan Karo.

Di Jawa Timur terdiri Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan. Di Jawa Barat yang masuk wilayah Bandung Raya. Lalu yang masuk wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi).

Di Jawa Tengah terdiri Semarang, Kendal dan Purwodadi serta yang masuk Solo Raya. Serta di DI Yogyakarta yang masuk dalam wilayah Yogyakarta Raya.

Perlu diingatkan kepada masyarakat yang berkegiatan di dalam wilayah-wilayah tersebut tetap diwajibkan mematuhi ketentuan yang sudang ditetapkan.(Adhi SH)***