TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Ridwan Kamil Open Recruitmen OPOP

TiNewss.com – Peraturan Daerah(Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren yang disahkan Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat, Perda tentang pesantren pertama di Indonesia. Hari ini Pemprov Jabar mengimplementasikan secara langsung membuka perekrutan program unggulannya terkait pesantren maupun keumatan, di antaranya One Pesantren One Product (OPOP) untuk Para Santri maupun umum.

Progam yang digagas Ridwan Kamil, Program One Pesantren One Product (OPOP) bertujuan untuk menciptakan kemandirian umat melalui para santri, masyarakat dan Pondok Pesantren. Hal ini dimaksudkan agar pondok pesantren mampu mandiri secara ekonomi, sosial dan juga untuk memacu pengembangan skill, teknologi produksi, distribusi, pemasaran melalui sebuah pendekatan inovatif dan strategis.

Pemprov Jabar bersama Dinas KUKM Provinsi Jawa Barat memastikan seluruh Pondok Pesantren di Jabar dapat memperoleh akses atas program pemerintah dalam sektor pemberdayaan ekonomi, teknologi dan produksi yang efisien, tepat serta modern di era digital saat ini.

Seluruh pesantren yang terpilih melalui seleksi nantinya akan diberikan program pembinaan terpadu dan juga ditingkatkan kemampuan daya saing ekonominya serta didampingi untuk proses pengembangan usahanya. Ini harus bersinergi dalam jaringan bisnis yang potensial hingga akan berhasil menjadi sebuah Pondok Pesantren yang mandiri.

Syarat dan pendaftaran calon peserta OPOP adalah berada di Jawa Barat, memiliki visi dan niat kuat, memiliki potensi usaha serta memiliki SDM yang memadai.

Ridwan Kamil menyampaikan bahwa progam OPOP ini dalam rangka mendorong pemberdayaan pesantren agar mempunyai produk unggulan serta mampu mandiri secara ekonomi.

Adapun syarat-syarat pendaftaran peserta OPOP yaitu sebagai, Pondok Pesantren belum pernah mengikuti kegiatan OPOP pada tahun 2019 dan 2020, berada diwilayah Jabar, Wajib NSPP( Nomor Statistik Pondok Pesantren) dari Kemenag RI, informasi lebih detai bisa mengakses di situs www.opop.jabarprov.go.id

Selain perekrutan yang dilaksanakan Pemprov Jabar, Emil sapaan Gubernur Jabar membuka untuk umum maupun kalangan akademisi untuk ikut serta dalam perekrutan pendamping OPOP.

Oleh karena itu sebagai bentuk perda tentang Pesantren yang telah sahkan, Emil menyampaikan kembali,

“Bahwa, hari ini kita mulaiangkah 1, yaitu one PESANTREN one PRODUK agar pesantren bisa mandiri secara ekonomi. Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membantu pelatihan wirausaha, permodalan, packaging design dan marketingnya dalam berbagai platform online. Hidup Santri!,” pungkasnya (Andi A)***