• Selasa, 26 September 2023

Rahasia Keberkahan Istighfar Seri Ke-3 : Istighfar Sebagai Sarana Diampuninya Dosa, Yuk Perbanyak Istighfar !

- Jumat, 3 Februari 2023 | 07:40 WIB
Ilustrasi, Istighfar memiliki keutamaan dan keberkahan diampuninya dosa oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Ilustrasi, Istighfar memiliki keutamaan dan keberkahan diampuninya dosa oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.

TiNewss.com - Amalan istighfar merupakan suatu amalan yang memiliki keberkahan dan keutamaan di dalamnya. Rahasia keberkahan atau keutamaan dari istighfar yang paling utama adalah mendapatkan pengampunan dosa dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Hal itu bisa didapatkan, selama dilakukan dengan niat ikhlas memohon ampun kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan penuh harap dan takut, serta sesuai tuntunan yang diajarkan oleh Rasulullah 'alaihisholaatu wa salam.

Tujuan utama manusia melakukan istighfar adalah memohon ampun kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala atas dosa dan kesalahan yang telah diperbuat.

Kendati Istighfar memiliki banyak keutamaan dan keberkahan yang lain, sudah selayaknya ampunan Allah Subhanahu wa Ta'ala yang dicari terlebih dahulu.

Satu hal yang dapat dipatri dalam hati setiap melaksanakan amalan istighfar adalah hanya berharap ampunan dosa dari Allah Subhanahu wa Ta'ala, sementara keutamaan yang lainnya merupakan bonus.  

Para ahli ilmu berkata, bahwa jika seorang hamba telah mendapat ampunan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala, apa saja yang dibutuhkan hamba terebut pasti akan Allah Subhanahu wa Ta'ala berikan meski tanpa diminta.

Baca Juga: Rahasia Keberkahan Istighfar Seri Ke-1 : Bagaimana Pengertian Istighfar Menurut Para Ulama?

Keberkahan dan keutamaan istighfar sebagai sarana pengampunan dosa dari Allah Subhanahu wa Ta'ala tertulis dalam beberapa dalil sebagai berikut.

"Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui." (QS. Ali 'Imron: 135)

"Dan barangsiapa berbuat kejahatan dan menganiaya diri sendiri, kemudian dia memohon ampunan kepada Allah, niscaya dia akan mendapatkan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An-Nisa: 110)

Selain dalil berupa ayat Al Quran, terdapat dalil berupa Hadits Qudsi sebagai berikut.

Rasulullah 'alaihisholatu wa salam bersabda dalam hadits  Qudsi, "Allah Ta'ala telah berfirman: 'Wahai hamba-hamba-Ku, setiap kalian pasti berdosa kecuali yang Aku jaga. Maka beristighfarlah (memohon ampun) kalian kepada-Ku, niscaya kalian aku ampuni. Dan barangsiapa yang meyakini bahwa Aku punya kemampuan untuk mengampuni dosa-dosanya, maka Aku akan mengampuninya dan aku tidak peduli (berapa banyak dosanya)." (HR. Tirmidzi)

Terdapat juga keterangan dari Ulama terkait Allah Ta'ala akan mengampuni orang yang beristighfar dengan sungguh-sungguh.

Qatadah berkata, "Sesungguhnya di dalam Al Quran telah menunujukkan penyakit dan obat penawar bagi kalian (ummat manusia). Adapun penyakit kalian adalah dosa-dosa yang diperbuat, sedangkan obatnya adalah istighfar".

Halaman:

Editor: Luthfie Hadie Nugraha

Sumber: Buku Rahasia Keajaiban Istighfar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aksi Perobekan Al Quran di Belanda Dikecam Satu Dunia

Senin, 25 September 2023 | 15:40 WIB

Shalat Fajar: Pengertian, Niat, dan Dzikir

Jumat, 22 September 2023 | 07:50 WIB

Tata Cara Mandi Wajib Bagi Laki-Laki dalam Islam

Jumat, 22 September 2023 | 07:40 WIB

Doa Setelah Melaksanakan Shalat Tahajud

Jumat, 22 September 2023 | 07:00 WIB

Ketika Pasangan "Gila" Berbelanja, Apa yang Dilakukan?

Senin, 18 September 2023 | 10:12 WIB

Niat, Tata Cara, dan Keistimewaan Salat Qabliyah Subuh

Kamis, 14 September 2023 | 19:58 WIB

Niat dan Tata Cara Ibadah Umrah yang Penuh Makna

Kamis, 14 September 2023 | 19:00 WIB
X