Ketika Kematian, Ada 3 Perkara Menyertainya, Namun hanya 1 Yang Terus Bersamanya, Yakni ...

- Senin, 23 Januari 2023 | 16:46 WIB
Ilustrasi tentang Kematian. 3 Perkara akan menyertainya, namun hanya 1 yang setia mendampinginya hingga Kaherat kelak (Miju)
Ilustrasi tentang Kematian. 3 Perkara akan menyertainya, namun hanya 1 yang setia mendampinginya hingga Kaherat kelak (Miju)

 

Jurnalismewarga.TiNewss.Com - Kematian adalah alarm bagi makhluk yang bernyawa khususnya manusia, bahwa ia dipanggil oleh Sang Pemilik Kehidupan di mana jatah hidupnya di dunia telah berakhir.

Kematian itu misteri Ilahi, siapa pun dia tak terkecuali Nabi sekalipun tidak diberi tahu kapan ia menghadap Allah Azza wa Jalla, siap atau tidak, rida maupun terpaksa.

Ia laksana tamu tak diundang yang akan menghampirinya dalam keadaan apa pun baik ketika berbaring, berdiri, dan duduk.

Kematian pun tak mengenal status sosial dan usia seseorang baik si kaya, miskin, muda maupun tua pasti akan merasakan sakitnya ketika ruh diambil oleh malaikat maut, Izrail.

Allah telah mengingatkan kita tentang berita kematian tersebut dalam surah Al-Ankabut ayat 57:  "Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami-lah kalian dikembalikan."

Gerbang pertama yang akan dilalui manusia setelah mati adalah alam barzakh atau alam kubur. Allah menetapkannya sebagai alam persinggahan sementara manusia sebelum memasuki negeri akhirat.

Manusia akan mengalami serangkaian peristiwa di alam kubur berupa pertanyaan-pertanyaan yang jika dijawab dengan benar maka nikmat untuknya namun, sebaliknya jika salah maka celakalah ia.

Berbagai pertanyaan akan diajukan oleh dua malaikat, Munkar Nakir pada manusia dan jawaban akan tergantung dari amalan perbuatannya selama hidup di dunia.

Tempat yang sepi nan gelap tanpa ditemani sanak saudara juga perasaan gelisah, takut, dan kalut melanda manusia saat Munkar Nakir mulai menunaikan tugasnya.

Sungguh menegangkan suasana pada waktu itu dan mulailah penyesalan-penyesalan turut menyelimuti dirinya.

Benarlah, Usman bin Affan, Khalifah ketiga senantiasa menangis jika melintasi kuburan. Dikisahkan, ketika Khalifah Usman melewati pemakaman Baqi', Ia tak kuasa untuk menahan air matanya.

Hani', sahaya Usman paham betul bahwa menantu Rasulullah saw. tersebut tidak hanya kali ini saja selalu menangis sampai membasahi janggutnya ketika melintasi kuburan. Bahkan, mata Sang Khalifah Usman langsung sembab hanya karena disebutkan tentang kubur, masya Allah.

Ia pun memberanikan diri bertanya kepada Khalifah Usman, "Ketika disebut surga dan neraka engkau tidak menangis, sedangkan jika disebut kubur engkau langsung menangis?"

Sang Khalifah lalu menjawab, "Aku pernah mendengar Baginda Rasulullah bersabda, 'kuburan merupakan persinggahan pertama dari tempat-tempat di akhirat. Jika kita selamat darinya, maka mudahlah urusan kita selanjutnya. Namun jika tidak, maka akan lebih mengerikan azab selanjutnya. 'Dan aku tidak melihat suatu pemandangan yang lebih mengerikan dibandingkan kuburan."

Halaman:

Editor: Rauf Nuryama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lemahnya Tanggung Jawab Negara Terhadap Korban Gempa

Sabtu, 14 Januari 2023 | 08:07 WIB

Menilik Makna Penamaan Masjid Al-Jabbar

Kamis, 5 Januari 2023 | 14:10 WIB

PPKM Dicabut, Subvarian Baru Masuk!

Kamis, 5 Januari 2023 | 13:51 WIB

Islam Menciptakan Kerukunan Beragama Yes, Pluralisme No!

Selasa, 27 Desember 2022 | 17:09 WIB

Pesta Mewah disaat Rakyat Susah, benarkah Amanah?

Minggu, 18 Desember 2022 | 13:05 WIB

Benarkah ada Risalah Kebangkitan di Piala Dunia?

Rabu, 14 Desember 2022 | 10:44 WIB

Geng Motor vs Zaid bin Tsabit

Senin, 28 November 2022 | 10:59 WIB

Hati-Hati Liburan, Selain Hujan ada Juga Angin Kencang

Sabtu, 26 Februari 2022 | 16:56 WIB

Bentuk dan Arti Marka Jalan Yang Penting Kamu Ketahui!

Sabtu, 26 Februari 2022 | 15:49 WIB
X