TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

PT Kahatex Isolasi 6 Karyawan Di Mess, Wabup Erwan Datang Bersama Kapolres

Sumedang, TiNewss.comPT. Kahatex, telah melakukan isolasi terhadap 6 karyawan. Mereka terindikasi Covid-19. Isolasi dilakukan di Mess Perusahaan. Sementara 35% karyawannya dililburkan, Sebagian besar masih Bekerja.

Sebagai perusahaan tekstil terbesar di Jawa Barat, mendapat perhatian khusus dari Wakil Bupati (Wabup) Sumedang H. Erwan Setiawan. Wabup, pantau langsung situasi PT. Kahatex Bersama dengan Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana pada Senin, (6/04/2020).

Wabup Erwan memastikan prosedur protokol kesehatan di PT. Kahatex berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini untuk memutus penyebaran Virus Corona.

“Alhamdulillah, prosedur protokol kesehatan sudah dilaksanakan dengan baik,” kata Wabup.

“Penyediaaan hand sanitizer, wajib memakai masker, melewati bilik disinfektan dan jaga jarak 1 meter itu sudah dilaksanakan. Dan hampir setiap departemen menyediakan itu,” tambah Wabup

Wabup mengimbau kepada jajaran PT Kahatex untuk melaksanakan social distancing dan melaksanakan karantina jika kedapatan ada karyawannya yang sudah terpapar.

“Alhamdulillah, Sebagian sudah dikarantina mandiri, bahkan untuk melaksanakan intruksi pemerintah sebagian karyawan juga sudah dirumahkan,” ungkapnya

Sebagaimana dikabarkan TiNewss.com kemarin. 6 orang Karyawan PT Kahatex dinyatakan positif terduga Covid-19 setelah dilakukan Rapid Test. Mereka adalah alumni pertemuan keagamaan di lembang, yang dinyatakan klaster lembang dalam klasifikasi covid-19 di Jawa Barat. 6 Karyawan tersebut, kini di isolasi di Mess Perusahaan.

Dilokasi yang sama, Kabag Umum dari PT Kahatex, Luddy Sutedja mengatakan bahwa ke-enam karyawan PT Kahatex yang terindikasi Covid-19 sudah dikarantina di mess khusus perusahaan.

Dirinya juga memastikan tidak ada karyawan yang terpapar Corona di dalam pabrik. Pasalnya, keenam karyawan yang terindikasi Corona termasuk 23 karyawan lain sudah dikarantina.

“Kami informasikan bahwa ke enam karyawan ini belum positif Corona. Sebab harus dilakukan test SWAB. Mudah-mudahan saja tidak positif hasil SWAB-nya,” ujar Luddy.

Ia menjelaskan, bahwa karantina mandiri di mess perusahaan lebih terjamin karena ditangani langsung oleh dokter perusahaan, juga penangannya pun terbilang khusus, jadi dapat terus terpantau kondisinya.

“Kami telah mengikuti prosedur yang diberikan pemerintah, bahkan kami telah berkoordinasi dengan Dinkes Sumedang, bahwa mereka berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG). Rapid test itu hanya anti body cek, bisa jadi mereka sudah pernah mendapat serangan virus itu lalu imun tubuh mereka kuat sehingga tidak apa-apa. Nanti swab test baru menentukan masih ada atau tidak virus itu,” tuturnya.

Menurut Luddy, untuk melaksanakan social distancing, Kahatex pun telah merumahkan sebagian karyawannya atau sekitar 10.500 pekerja, sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kerumunan langsung dan dalam langkah mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) ini. (Rifki S Ardy-Rauf Nuryama)***

Terima Kasih Untuk Berbagi Informasi, Silakan Klik Tombol di Bawah !
  • 14
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    14
    Shares