• Rabu, 26 Januari 2022

Sukses itu, Bukan Kedudukan!

- Sabtu, 10 April 2021 | 07:00 WIB
df0ce06a-5914-45bf-9856-92cb01721152
df0ce06a-5914-45bf-9856-92cb01721152


Dalam kehidupan bermasyarakat, indikator sukses seseorang kadang dilihat dari kedudukan yang disandangnya, atau banyaknya kekayaan yang dimiliki. Sukses dilihat dari banyaknya mobil di garasinya, atau sukses dilihat dari seringnya makan-makan atau belanja-belanja di restoran atau mall besar dan bergengsi. Itulah sukses dalam pandangan orang kebanyakan.





Sementara orang yang jabatan dan kedudukannya rendah dikatakan tidak sukses. Orang yang tidak memiliki mobil mewah tidak dikatakan sukses. Orang yang makannya sederhana juga tidak dikatakan sukses.





Apa benar indikator dan definisi sukses seperti itu?





Kali ini saya berbeda pendapat dengan anggapan kebanyakan tersebut.





Sukses adalah seberapa banyak mampu mengatasi semua persoalan/masalah dengan baik. Masalah-masalah tersebut diatasi dan dicari solusinya dengan menghasilkan sesuatu yang lebih baik.





Manakala kita mengalami kesulitan, lalu mencari solusi yang tepat yang bisa mengatasi masalah itu, itu baru dinamakan sukses.





Misalnya, kita mengalami masalah keuangan. Lalu berusaha keras, mencari inovasi kreatif (inkraf), dan kita bisa keluar dari masalah keuangan dengan baik dan cepat, maka itu dinamakan sukses.





Betul outcomesnya pasti akan banyak uang, bisa membeli mobil mewah, bisa membuat rumah mewah. Tapi indikator suksesnya adalah mampu keluar dari masalah itu.





Tidak semua orang memliki kemampuan mengatasi masalah itu. Oleh karenanya, perlu etos kerja, inkraf, dan pantang menyerah untuk selalu mencari solusi agar bisa keluar dari masalah.





Masalah akan selalu hadir dalam manusia yang mau berubah. Orang yang mau berubah akan selalu cari masalah untuk diselesaikan.





Orang yang tidak mau berubah, tidak akan mencari masalah dan bahkan cenderung menghindari masalah. Orang seperti ini akan selalu berkata, "jangan cari masalah". Karena orang seperti ini tidak mau mengambil resiko dan mencari solusi. Hidupnya akan datar-datar saja.





Kita jangan seperti pintu, bergerak tetapi tidak berubah. Kita harus bergerak dan berubah. Berubah untuk menjadi lebih baik.





Tanamkan dalam diri bahwa hidup tidak harus monoton, bangun masalah dan cari solusi. Agar kelak kita mampu sukses. Sukses mampu mengatasi setiap masalah. Masalah yang dicari atau masalah yang menghampiri, semuanya diselesaikan.





Semoga kita jadi sedikit orang yang sukses. Aamiin YRA.***


Halaman:
1
2
3

Editor: Asep D Darmawan

Tags

Terkini

Halu dan Tikukur

Rabu, 1 Desember 2021 | 07:27 WIB

Pariwisata dan Parkir

Minggu, 21 November 2021 | 08:14 WIB

Nge-Branding itu Tidak Mudah, Kawan!

Sabtu, 6 November 2021 | 19:52 WIB

Normal atau Serasa Normal

Minggu, 3 Oktober 2021 | 20:47 WIB

Perubahan Warisan Budaya Jatigede

Sabtu, 25 September 2021 | 15:54 WIB

Kekuatan Imajinasi

Selasa, 21 September 2021 | 07:26 WIB

Tol teh Ibarat Telepon, Panyambung jeung Pamisah

Senin, 20 September 2021 | 07:35 WIB

Imajinasi, Pengetahuan dan Pencapaian

Minggu, 19 September 2021 | 09:08 WIB

Sistem Giliran Ojek Pangkalan dalam Organisasi

Selasa, 14 September 2021 | 07:06 WIB

Cilor, PTM dan PTMT

Jumat, 3 September 2021 | 07:00 WIB

Banjir dan Kemandirian

Kamis, 2 September 2021 | 07:00 WIB

Tunggul Hideung dan Mimpi

Rabu, 1 September 2021 | 08:26 WIB

Sumedang Pasti Bisa, Manajemen Sentuhan Hati

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 05:00 WIB

Waspada!

Kamis, 26 Agustus 2021 | 07:00 WIB

PPKM versus Merdeka

Selasa, 24 Agustus 2021 | 06:52 WIB
X