TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Pengunjung Pusat Belanjaan Sumedang Membludak, Potensi Klaster COVID-19 Meningkat

TiNewss.com – Melihat Jumlah pengunjung di beberapa pusat perbelanjaan di Sumedang menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah diprediksi akan terus membeludak.

Peristiwa ini dikhawatirkan akan terjadi menimbulkan klaster baru penyebaran COVID-19 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Hal itu terjadi lantaran pihak pengelola pusat perbelanjaan dinilai mengabaikan protokol kesehatan saat para pengunjung berbelanja untuk kebutuhan Lebaran.

Demikian Kepala Dinas Kesehatan Sumedang, Dadang Sulaeman menyampaikan kepada Jurnalis TiNewss.com terkait potensi kenaikan klaster COVID-19 akibat lonjakan pengunjung pusat perbelanjaan, Senin (3/5/2021).

“Terkait dengan adanya kenaikan kunjungan masyarakat ke tempat perbelanjaan baik modern dan tradisional, tentunya adanya peningkatan orang yg berpotensi untuk terjadinya penyebaran COVID-19,” jelasnya.

Dadang menuturkan, upaya pihaknya telah melakukan kerja sama dengan para pengelola pusat perbelanjaan di Sumedang untuk melakukan woro-woro dan memberikan edukasi prokes.

“Jadi pengunjung harus menanti imbauan dari pengelola untuk selalu memakai masker, menjaga jarak, selalu mencuci tangan dan yang lainnya tindakan ini sebuah langkah preventif untuk menghindari klaster COVID-19 di Sumedang meningkat,” tuturnya.

Pihak Dinkes Sumedang juga telah memberikan instruksi ke wilayah kecamatan agar warganya selalu menerapkan prokes apabila saat berbelanja.

“Kita juga telah menyediakan tes rapid antigen di 35 Puskesmas di Sumedang jadi setelah ada pengujung yang di tes maka akan langsung ketahuan hasilnya dan langsung di tracking maka disitu akan keliatan klaster tertinggi COVID-19,”jelasnya.

Dadang selaku Kadinkes Sumedang juga turut mendukung kebijakan pemerintah yang menyekat larangan mudik di tahun ini. Kebijakan tersebut salah satu upaya penurunan COVID-19.

Perlu diketahui terpantau kemarin, Minggu (2/5/2022) beberapa tempat perbelanjaan di Sumedang sudah banyak yang menghiraukan sosial distancing sehingga tim satgas dari Satpol PP Sumedang turun langsung dan terdapat satu mall dikenai denda.

Baca berita sebelumnya : https://www.tinewss.com/griya-plaza-sumedang-diganjar-denda-oleh-satgas-covid-19/

Sementara Ketua Divisi Komunikasi Publik Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Sumedang yang juga Kepala Dinas Kominfosanditik, Dr. Iwa Kuswaeri, menyampaikan perkembangan COVID-19 di Sumedang, (2/5/2021).

“Hingga hari ini pukul 16.00 WIB, Kami sampaikan bahwa jumlah terkonfirmasi COVID-19 mencapai 3.605 orang, 100 orang diataranya meninggal dan 12 orang terjadi dalam 1 minggu terakhir,” terang Iwa.

Baca berita sebelumnya: https://www.tinewss.com/kabar-terbaru-dalam-1-minggu-12-orang-meninggal-karena-covid-19-di-sumedang/

Sehingga perkembangan COVID-19 di Kabupaten Sumedang perlu diwaspadai dengan seksama dan menjadi tanggung jawab semua pihak.

Mengingat pertumbuhan terkonfirmasi COVID-19 setiap hari semakin meningkat. Seperti dikatakan pihak satgas COVID-19 dalam satu minggu terakhir terdapat 12 orang meninggal karena COVID-19 di Sumedang. (Adhi SH)***

Terima Kasih Untuk Berbagi Tulisan ini!
  • 84
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    84
    Shares