Pemda Sumedang terbitkan Perbup No 78, Aturan Baru PPKM Ada Ganjil Genap di Dalam Kota

TiNewss.com – Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Satuan Tugas COVID-19 telah menerbitkan Perbup Sumedang No 78 tahun 2021 pada hari Senin, 26 Juli 2021. Perbup ini berlaku mulai hari ini 26 Juli 2021 hingga 2 Agustus 2021. Ini merupakan tindak lanjut pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 sebagaimana di sampaikan Presiden Jokowi, Minggu Malam (25/7/2021).

Di Dalam perbup ini, ada beberapa perbedaan dan penyesuaikan dibanding dengan perbup sebelumnya. Pemerintah melalui aturan ini membatasi mobiliasi tetapi tidak seketat pemberlakukan PPKM Darurat maupun PPKM Level 4 sebelumnya.

Beberapa perubahan yang signifkan terlihat dari pelaksanaan Testing, Tracing dan Treatment. Mulai saat ini, mereka yang terkonfirmasi COVID-19 akan melaksanakan Isolasi mandiri terpusat.

Di Sumedang, pusat Isolasi Terpusat ada di 4 tempat, yakni:

  1. Islamic Center atau Pusdai yang menjadi Rumah Titirah Simpati;
  2. Barak Dalmas Kepolisian Resor Sumedang;
  3. Barak Batalyon Infanteri Raider 301 Prabu Kian Santang; dan
  4. Asrama Universitas Padjadjaran

Hal ini sebagaimana disebutkan dalah Pasal 25 ayat (1), bahwa masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 yang dibuktikan dengan hasil tes swab antigen dengan kondisi tanpa gejala atau dengan gejala ringan yang tidak memiliki tempat memadai untuk isolasi mandiri, dirawat di tempat isolasi terpusat.

Satgas COVID-19 juga memiliki kewenangan untuk melakukan pembatasan pergerakan setiap orang, baik melalui penutupan sementara atau pembatasan penggunaan jalan tertentu, serta pemberlakuan ganjil genap untuk kendaraan bermotor.

Pasal 26 ayat (2) menyebutkan bahwa pemberlakuan ganjil genap kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud akan dilakukan pada ruas Jalan Prabu Geusan Ulun mulai dari Bundaran Mahkota Binokasih) sampai Jalan mayor Abdurahman (Bundaran Alam Sari).

Pemberlakuan ganjil genap hanya berlaku untuk kendaraan pribadi (baca: plat Hitam), kecuali pengemudi ojeg konvensional dan online.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada informasi lebih lanjut kapan kendaraan dengan nomor genap atau nomor ganjil bisa lewat jalur kota. Kepala Kepolisian Resor Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto menyebutkan akan segera dilakukkan sosialisasi saat dikonfirmasi.

“Segera akan kami sosialisasikan,” katanya singkat melalui saluran WA. (Lutfi SS)***

Salinan Perda No 78 Tahun 2021

Related Articles

Stay Connected

1,496FansLike
600FollowersFollow
4FollowersFollow
17,300FollowersFollow
80FollowersFollow
1,594SubscribersSubscribe

-advertiseMENT-

Ucapan Selamat & Suksesspot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
Ucapan Selamat & Suksesspot_img
spot_img

Latest Articles