TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Pantai Santolo Dipenuhi Wisatawan, 4 Orang Terseret Ombak, 1 Orang Hilang

TiNewss.com – Pasca Hari Raya Idul Fitri dan hari ini Minggu (16/5/2021) merupakan hari terakhir libur bulan Ramadhan 1442 H, ribuan orang mengunjungi tempat wisata Pantai Santolo, Kabupaten Garut. Dalam pantauan Tinewss.com dilaporkan empat wisatawan asal Bandung terseret ombak.

Dari keempat wisatawan asal Bandung yang terseret ombak Pantai Santolo salah satunya hingga kini dilaporkan belum ditemukan.

Hal itu dibenarkan Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansah, bahwa timnya telah terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian seorang wisatawan yang hilang terbawa arus ombak tersebut.

“Berdasarkan informasi yang Kami dapatkan, waktu kejadian pada pukul 09.00 WIB tadi pagi, korban bernama Rehan Halik bersama tiga temannya tengah berenang di Pantai Santolo,” jelasnya.

Deden menjelaskan hasil laporan di lapangan ada empat wisatawan asal Bandung yang terseret ombak saat berenang di Pantai Santolo, Kecamatan Cikelet, Garut.

Tiga orang dari mereka itu, dua orang berhasil menyelamatkan diri, satu orang diselamatkan nelayan, sedangkan satu orang lagi hilang.

“Satu orang yang bernama Cecep (24) berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat, sedangkan satu orang lainnya masih hilang bernama Rehan Halik (17) belum bisa ditemukan hingga saat ini,” katanya.

Kini jajarannya telah menggerakkan satu tim rescue dari Pantai Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya yang tengah melaksanakan Siaga SAR Khusus Lebaran untuk melaksanakan pencarian terhadap satu orang di Pantai Santolo.

Upaya pencarian satu orang wisatawan asal bandung tersebut melibatkan personel dari Satuan Polisi Air Santolo, TNI, sukarelawan, dan nelayan setempat.

Dilaporkan juga selama Libur Idul Fitri 1442 H kawasan objek wisata Pantai Satolo di Kabupaten Garut kini cukup ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.

Dari banyaknya pengunjung itu membuat petugas gabungan pengamanan Idul Fitri dan Satgas Penanganan COVID-19 Garut melakukan pembatasan jumlah kunjungan dengan menutup tempat wisata dan memutar balik kendaraan yang hendak menuju pantai.(Adhi SH)***