• Sabtu, 3 Desember 2022

Tenaga Honorer Kategori II, Solutif jadi PPPK dan Bukan Angin Surga

- Rabu, 24 Agustus 2022 | 07:22 WIB
Ilustrasi, tenaga honorer yang akan diangkat jadi PPPK (Instagram/@P3k2022)
Ilustrasi, tenaga honorer yang akan diangkat jadi PPPK (Instagram/@P3k2022)

Masih ingat ada berita yang menampilkan seorang bapa-bapak yang menerima Surat Pengangkatan (SK) sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tetapi beberapa bulan kemudian memperoleh SK pensiun?

Ya dialah Tarmizi, seorang guru di Aceh yang menerima SK PPPK pada saat berusia 59 tahun dan hanya memiliki sisa waktu sekitar 7 (tujuh) bulan lagi memasuki usia pensiun. Tarmizi sudah mengabdi sebagai guru honorer selama 33 tahun 3 bulan.

Jadi ketika Sekda dan Kepala Dinas Pendidikan Aceh mengucapkan selamat kepada Tarmizi, ia gembira sekaligus haru. Gembira karena setelah penantian panjang mengabdi pada negara, akhirnya dapat pengangkatan sebagai ASN. Tetapi yang menjadikannya haru, karena SK yang ia peroleh hanya tersisa 7 bulan lagi menjelang pensiun.

Dari kisah ini, banyak hal yang mesti dipetik bagi pemerintah. Betapa tidak banyak orang-orang yang berjasa pada pemerintah dengan cara mengadi menjadi tenaga honorer. Ada yang mengabdi menjadi guru di sekolah negeri, ada yang mengabdi di menjadi guru di sekolah swasta, ada yang mengabdi menjadi tenaga non guru di sekolah, dan banyak juga yang mengabdi pada instansi pemerintah sebagai tenaga administrasi.

Dari cerita Tarmizi pula, sudah selayaknya pemerintah memberikan dan mempercepat proses pengangkatan bagi mereka yang sudah dinyatakan lolos untuk PPPK, sehingga masih memiliki waktu bagi mereka menikmati sebagai ASN dan mengabdi. Bukannya menunggu-menunggu dan akhirnya apa yang dialami Tarmizi, dapat SK dan tidak lama lagi akan memasuki masa pensiun.

 

Solutif dan Bukan Angin Surga

Pemerintah melalui Plt. Menteri PAN RB menerbitkan Surat Edaran nomor B/1511/M.SM.01.00/2022 tentang pegawai non-ASN atau honorer yang memenuhi syarat dapat diikutsertakan/diberikan kesempatan mengikuti seleksi CPNS maupun PPPK.

Dengan terbitnya SE ini memberikan angin segar bagi tenaga honorer sehingga ada peluang untuk menjadi ASN, sekaligus sebagai jawaban atas tidak boleh lagi ada tenaga honorer pada instansi pemerintah pada tahun 2023.

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jenis Kelamin dan Kesuksesan

Selasa, 21 Juni 2022 | 06:55 WIB

Pasar Dgital, UMKM dan Kampung

Kamis, 3 Maret 2022 | 14:35 WIB

Belajar dari Perang Ukraina, Alutsista itu Penting

Minggu, 27 Februari 2022 | 05:45 WIB

Antara Petani, Padi dan Minyak Goreng

Sabtu, 5 Februari 2022 | 20:42 WIB

Halu dan Tikukur

Rabu, 1 Desember 2021 | 07:27 WIB

Pariwisata dan Parkir

Minggu, 21 November 2021 | 08:14 WIB

Nge-Branding itu Tidak Mudah, Kawan!

Sabtu, 6 November 2021 | 19:52 WIB
X