• Jumat, 12 Agustus 2022

Gunung Emas dan Petro Dolar: Perspektif Sistem Keuangan dan Moneter tentang Perang Besar (2/3)

- Selasa, 15 Februari 2022 | 07:14 WIB
Kosmologi Islam oleh Drs. H. Maman Supriatman, M.Pd:  Kosmologi Islam  : Yerusalem dalam Al Qur'an, Kunci untuk Memahami Dunia Modern (Bagian ke-18) (TiNewss/Rauf)
Kosmologi Islam oleh Drs. H. Maman Supriatman, M.Pd: Kosmologi Islam : Yerusalem dalam Al Qur'an, Kunci untuk Memahami Dunia Modern (Bagian ke-18) (TiNewss/Rauf)

Orang Amerika memiliki banyak senjata. Anda dapat pergi dan membeli senjata di Amerika Serikat sebanyak yang Anda inginkan. Undang-undang mengizinkan Anda, sehingga ada sejumlah besar senjata yang disimpan di rumah-rumah di Amerika Serikat. Jika dolar AS jatuh, akan terjadi anarki luar biasa di Amerika Serikat.

Jadi Cryptocurrency diciptakan agar mereka menguasai sistem keuangan dan moneter dunia, dimana tidak ada satu pun pemerintahan dan sistem perbankan nasional yang bisa mengendalikannya. 

Tapi Nabi SAW mengatakan dalam setidaknya dua Hadits Shahih (HR. Bukhari-Muslim; HR. Muslim), mereka akan berjuang untuk Gunung Emas. Dalam kondisi inilah sekarang kita berada, saat ketika US dollar berada di dalam tanah yang tidak bertuan, sedang runtuh. 

Apa yang sedang terjadi di Ukraina, peristiwa di Korea, dan lain-lain, semuanya hanyalah pengalihan isu. 

Alasan sebenarnya mengapa mereka ingin menyerang Rusia dan China, adalah karena Rusia dan China merupakan dua pilar utama yang mengancam dominasi mereka, mereka ingin menguasai dunia. Dan satu-satunya cara agar dapat menguasai dunia, adalah jika mereka menguasai sistem keuangan dan moneter dunia. 

Sebagaimana sistem keuangan dan moneter dimana US dollar telah mendominasi dalam menyangga Pax Americana, Pax Judaica pun tidak mungkin bisa menggantikan Pax Americana, tanpa merubah sistem keuangan dan moneter global.

Itu sebabnya, mata uang digital, Cryptocurrency, telah mulai dan akan segera mengambil-alih sistem moneter global berbasis uang kertas US dollar.

Kami tidak tahu kapan serangan itu akan terjadi, tidak ada yang tahu. Saya pernah memprediksi akan terjadi dua tahun lalu, tapi ternyata belum terjadi. 

Ketika saya pergi ke Moscow untuk mengajar tentang Eskatologi Islam, di sisi kiri saya duduk seorang pakar Eskatologi Kristen Ortodoks terkemuka di Rusia. Kemudian dia mengatakan bahwa kami memiliki sesuatu, yang meskipun sudah tertulis bahwa ini akan terjadi, karena Eskatologi kami mengatakan demikian, namun kami tetap berdoa kiranya Tuhan dapat menunda perang itu.

Lalu saya katakan, itu sangat masuk akal. Saya belajar sesuatu yang baru dari Kekristenan Ortodoks yang telah mereka ajarkan kepada saya. Jadi kami berdoa karena kami tidak menginginkan perang besar itu akan terjadi. 

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Al Quran dan Perang Besar (Bagian ke 1)

Jumat, 18 Februari 2022 | 22:19 WIB

Problem Utama Umat Islam Saat Ini, Ini Solusinya!

Rabu, 9 Februari 2022 | 07:07 WIB

Sejarah akan Berakhir sebagaimana Sejarah Berawal

Jumat, 4 Februari 2022 | 07:21 WIB
X