Gunung Emas dan Petro Dolar: Perspektif Sistem Keuangan dan Moneter tentang Perang Besar (2/3)

- Selasa, 15 Februari 2022 | 07:14 WIB
Kosmologi Islam oleh Drs. H. Maman Supriatman, M.Pd:  Kosmologi Islam  : Yerusalem dalam Al Qur'an, Kunci untuk Memahami Dunia Modern (Bagian ke-18) (TiNewss/Rauf)
Kosmologi Islam oleh Drs. H. Maman Supriatman, M.Pd: Kosmologi Islam : Yerusalem dalam Al Qur'an, Kunci untuk Memahami Dunia Modern (Bagian ke-18) (TiNewss/Rauf)

 

Cryptocurrency, Pax Judaica dan Perang Besar

Sekarang serangan balik telah diluncurkan. Dimulai beberapa tahun yang lalu ketika Rusia, China, India, Brazil dan Afrika Selatan membentuk aliansi dalam BRICS (Brazil, Rusia, India, China, South Africa), untuk menantang sistem moneter Petro-dollar. 

Tentu saja mereka tidak suka sama sekali. Dan ketika mereka tidak menyukai apa yang Anda lakukan, mereka menyerang uang Anda, lalu uang Anda mulai kehilangan nilainya. Ketika uang itu kehilangan nilainya, maka harga akan naik.

Itulah yang telah mereka lakukan kepada seorang pria bernama Robert Mugabe, karena Mugabe kemudian tidak menjadi seperti yang mereka inginkan. 

Awalnya mereka telah membuat kesepakatan dengan Mugabe yang akan mentransfer kekuasaan kepadanya, dengan syarat bahwa mereka akan memiliki semua tanah Zimbabwe dan rakyat Zimbabwe hanya akan memiliki bagian yang sangat kecil. Mugabe setuju dan menandatangani kesepakatan itu. Jadilah dia Presiden Zimbabwe. 

Tetapi kemudian setelah sekitar dua puluh tiga tahun, rakyat Zimbabwe menjadi gelisah. Ketika itu menjadi ancaman bagi pemerintahannya, maka Robert Mugabe yang revolusioner kemudian berkata "tidak". 

Sekarang Mugabe ingin mengambil tanah itu dari mereka. Ketika dia mengambil tanah itu dari orang-orang kulit putih Inggris, pemerintah Inggris dan teman-teman mereka tidak suka. Maka mereka menyerang mata uang dolar Zimbabwe.

Ketika saya mendarat di Harare sekitar delapan tahun yang lalu, penerbangan saya datang lebih awal, dan orang-orang saya tidak ada di sana untuk menerima saya. Jadi saya harus menelepon mereka untuk memberi tahu bahwa saya telah tiba. 

Saya memiliki 20 dolar Afrika Selatan yang harus ditukar dengan dolar Zimbabwe. Saya fikir itu cukup untuk sebuah panggilan telepon lokal. Saya bertanya kepada mereka, berapa banyak yang saya perlukan untuk melakukan panggilan lokal?

Mereka mengatakan, Anda memerlukan dua juta dolar dolar Zimbabwe untuk sebuah panggilan lokal.

Itulah yang mereka lakukan ketika Anda keluar dari barisan mereka. Dan inilah senjata paling berbahaya yang mereka miliki, Inflasi dan hiperinflasi. 

Mereka juga melakukannya di Venezuela. Saya menukar 100 dollar dan saya mendapat uang Venezuela setebal sekitar 20 centimeter.

(Lihat _Eskatologi Islam_ KETIKA KERTAS TISU LEBIH BERHARGA DARI TUMPUKAN UANG KERTAS. MSupriatman; 05/11/21).

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyingkap Misteri Pelepasan Ya'juj-Ma'juj

Selasa, 18 April 2023 | 04:14 WIB

Adab Pembelajar Al-Qur'an

Sabtu, 15 April 2023 | 20:26 WIB

Metodologi Mempelajari Al-Qur'an bagi Pemula

Sabtu, 15 April 2023 | 10:21 WIB

Tantangan Al-Qur'an Yang Tidak Akan Pernah Terjawab

Selasa, 11 April 2023 | 20:40 WIB

Meraih Taubat Nashuha di Bulan Ramadan

Selasa, 11 April 2023 | 15:22 WIB

Mu'jizat dan Keajaiban Al-Qur'an

Selasa, 11 April 2023 | 04:40 WIB

Dajjal, Alat Uji Keilmuan Islam

Sabtu, 8 April 2023 | 08:56 WIB

Baitul Izzah, Nuzulul Qur'an dan Lailatul Qadar

Kamis, 6 April 2023 | 20:46 WIB

Ramadhan Mengajari Kita untuk Hidup Bersama Bulan

Selasa, 4 April 2023 | 17:56 WIB
X