• Jumat, 19 Agustus 2022

Menyingkap Berbagai Program Digitalisasi Perempuan

- Sabtu, 5 Februari 2022 | 06:15 WIB
Digitalisasi dibutuhkan, tapi seperti dua mata pisau yang bisa buruk bisa baik. Bagaimana pengaruhanya untuk perempuan? Gambar ini sebagai ilustrasi tentang digitalisasi (TiNewss/NVeraKhairunnisa)
Digitalisasi dibutuhkan, tapi seperti dua mata pisau yang bisa buruk bisa baik. Bagaimana pengaruhanya untuk perempuan? Gambar ini sebagai ilustrasi tentang digitalisasi (TiNewss/NVeraKhairunnisa)

Perkembangan teknologi digital diibaratkan sebuah dua mata pisau. Jika bisa dimanfaatkan dengan baik akan mempermudah aktivitas sehari-hari, namun jika tidak bisa digunakan dengan benar akan berdampak negatif bagi penggunanya. 

Dalam acara Podcast Bersama Telkom Indonesia dengan tema Inspiring Woman di Telkom Witel Bandung, Kota Bandung, Kamis 20 Januari 2022, Atalia menyampaikan harapan agar perempuan bijak dan belajar dalam penggunaan media sosial yang baik dan benar.

Atas dasar itu, menurutnya, untuk pemberdayaan perempuan diluncurkan program dan aplikasi Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta). (jabarprov. go.od, 20 Januari 2022.

Baca Juga: Tanggulangi Kemiskinan di Sumedang, Ini Gagasan Sekda Sumedang dengan 'Sekoper Cinta'

Di waktu dan tempat yang berbeda, puteri Indonesia Jabar 2022 dituntut berperan cerdas dalam digitalisasi perempuan Jawa Barat di masa pemulihan dampak dua tahun akibat Pandemi COVID-19. (viva. co. id, 17 Januari 2022.

Sekilas, berbagai pernyataan ataupun program yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan itu terasa manis. Namun, seperti apakah sebetulnya wujud dari pemberdayaan perempuan dalam berbagai program digitalisasi tersebut?

Program Sekoper Cinta sudah diluncurkan sejak tahun 2019 dan menghadirkan ribuan lulusan. Program ini pun sampai menarik perhatian negara Korea Selatan. Bahkan sampai berujung pada sebuah kesepakatan.

Baca Juga: Arteria Tidak Bisa Dipidanakan Gegara ‘Bahasa Sunda’, Polisi Himbau yang Dirugikan Lapor ke MKD

Pada tahun 2020, pemerintah Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) sepakat menjadikan Sekoper Cinta (Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita) sebagai pilot project kerja sama di bidang pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan di Indonesia.

Halaman:

Editor: Rauf Nuryama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pentingnya Menjadi Guru Pelopor Literasi

Senin, 25 Juli 2022 | 18:25 WIB

Bahaya Pergaulan Bebas dan Solusinya

Sabtu, 23 Juli 2022 | 21:44 WIB

Jenis Kelamin dan Kesuksesan

Selasa, 21 Juni 2022 | 06:55 WIB

Harga Minyak Goreng Memanas, Ini Solusinya

Kamis, 9 Juni 2022 | 18:54 WIB

Zakat dan Problem Kemiskinan

Selasa, 26 April 2022 | 21:02 WIB

Solusi Mengatasi Kenaikan Harga-harga

Selasa, 19 April 2022 | 16:38 WIB

Berbagai Isu Sosial dan Penyebab Utamanya

Selasa, 5 April 2022 | 05:34 WIB
X