Menyingkap Berbagai Program Digitalisasi Perempuan

- Sabtu, 5 Februari 2022 | 06:15 WIB
Digitalisasi dibutuhkan, tapi seperti dua mata pisau yang bisa buruk bisa baik. Bagaimana pengaruhanya untuk perempuan? Gambar ini sebagai ilustrasi tentang digitalisasi (TiNewss/NVeraKhairunnisa)
Digitalisasi dibutuhkan, tapi seperti dua mata pisau yang bisa buruk bisa baik. Bagaimana pengaruhanya untuk perempuan? Gambar ini sebagai ilustrasi tentang digitalisasi (TiNewss/NVeraKhairunnisa)

Perkembangan teknologi digital diibaratkan sebuah dua mata pisau. Jika bisa dimanfaatkan dengan baik akan mempermudah aktivitas sehari-hari, namun jika tidak bisa digunakan dengan benar akan berdampak negatif bagi penggunanya. 

Dalam acara Podcast Bersama Telkom Indonesia dengan tema Inspiring Woman di Telkom Witel Bandung, Kota Bandung, Kamis 20 Januari 2022, Atalia menyampaikan harapan agar perempuan bijak dan belajar dalam penggunaan media sosial yang baik dan benar.

Atas dasar itu, menurutnya, untuk pemberdayaan perempuan diluncurkan program dan aplikasi Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta). (jabarprov. go.od, 20 Januari 2022.

Baca Juga: Tanggulangi Kemiskinan di Sumedang, Ini Gagasan Sekda Sumedang dengan 'Sekoper Cinta'

Di waktu dan tempat yang berbeda, puteri Indonesia Jabar 2022 dituntut berperan cerdas dalam digitalisasi perempuan Jawa Barat di masa pemulihan dampak dua tahun akibat Pandemi COVID-19. (viva. co. id, 17 Januari 2022.

Sekilas, berbagai pernyataan ataupun program yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan itu terasa manis. Namun, seperti apakah sebetulnya wujud dari pemberdayaan perempuan dalam berbagai program digitalisasi tersebut?

Program Sekoper Cinta sudah diluncurkan sejak tahun 2019 dan menghadirkan ribuan lulusan. Program ini pun sampai menarik perhatian negara Korea Selatan. Bahkan sampai berujung pada sebuah kesepakatan.

Baca Juga: Arteria Tidak Bisa Dipidanakan Gegara ‘Bahasa Sunda’, Polisi Himbau yang Dirugikan Lapor ke MKD

Pada tahun 2020, pemerintah Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) sepakat menjadikan Sekoper Cinta (Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita) sebagai pilot project kerja sama di bidang pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan di Indonesia.

Halaman:

Editor: Rauf Nuryama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3 Alasan Perlu Belajar Adab Dulu Sebelum Ilmu

Selasa, 20 Desember 2022 | 14:35 WIB

Liberalisme Biang HIV/AIDS Makin Menggurita

Senin, 12 Desember 2022 | 19:29 WIB

Impor Beras Teratasi dengan Ketahanan Pangan Islami

Sabtu, 10 Desember 2022 | 21:27 WIB

Demokrasi Menyuburkan Penista Agama

Senin, 5 Desember 2022 | 10:41 WIB

Puncak Hari Guru Nasional 2022, Guru di Era Kekinian

Kamis, 1 Desember 2022 | 06:45 WIB

SELINGKUH, Kunci Membahagiakan Diri

Selasa, 1 November 2022 | 07:39 WIB

Niru Siapa?

Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:58 WIB

Menolak Kaya!

Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:52 WIB

Mendidik, Tak Bisa Mendadak!

Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:45 WIB

Mutu atau Mati, Lesti Memilih 'Mati'!

Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:41 WIB

Momen Sejarah Penting Yang Menandai Fase Akhir Zaman

Senin, 10 Oktober 2022 | 05:49 WIB
X