• Jumat, 12 Agustus 2022

Kosmologi Islam: Yerusalem dalam Al Qur'an, Kunci untuk Memahami Dunia Modern (Bagian ke-19)

- Rabu, 26 Januari 2022 | 22:15 WIB
Kosmologi Islam oleh Drs. H. Maman Supriatman, M.Pd:  Kosmologi Islam  : Yerusalem dalam Al Qur'an, Kunci untuk Memahami Dunia Modern (Bagian ke-18) (TiNewss/Rauf)
Kosmologi Islam oleh Drs. H. Maman Supriatman, M.Pd: Kosmologi Islam : Yerusalem dalam Al Qur'an, Kunci untuk Memahami Dunia Modern (Bagian ke-18) (TiNewss/Rauf)

Pertimbangkan hal-hal berikut:

  1. Tanah Suci dibebaskan dari umat Muslim (yang menurut sudut pandang Yahudi adalah umat kafir) ketika Jenderal Inggris, Allenby, menaklukan Yerusalem pada tahun 1917;
  2. Umat Yahudi Bani Israel "telah kembali" untuk memiliki Tanah Suci lagi, setelah Tuhan menakdirkan dua ribu tahun pengasingan mereka. Yang demikian itu tepat seperti yang Alquran nyatakan 1400 tahun lalu, bahwa hal ini akan terjadi pada "Zaman Akhir". Umat Yahudi Caucasian di Amerika Serikat dan di mana pun tampaknya ditakdirkan segera ke sana;
  3. Negara Israel "direstorasi" pada tahun 1948, dan diakui sebagai kebangkitan Negara Israel Nabi Daud AS dan Nabi Sulaiman AS;
  4. Israel dipersenjatai lengkap dengan nuklir, senjata yang tampaknya dimaksudkan untuk membangkitkan Intifada Palestina, dan tragedi 11 September 2001, saat Mossad (badan intelijen Israel) menyerang Amerika Serikat (yang dampaknya menciptakan keadaan yang menguntungkan bagi Israel) dan dengan perang, Israel akan menantang Amerika Serikat, Eropa, PBB, dan seluruh bagian dunia lainnya. Perang tersebut akan memperluas wilayah Israel seperti yang dijanjikan dalam Taurat, yaitu dari Sungai Nil sampai Sungai Eufrat. Dengan keberhasilan dalam aksi menantang seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat, dan dengan prediksi runtuhnya dolar dan ekonomi Amerika Serikat, Euro-Israel pada akhirnya akan lepas dari ketergantungannya. Yang pertama pada Inggris dan kemudian pada Amerika Serikat. Negara Euro-Yahudi pada akhirnya akan menggantikan Amerika Serikat dan Inggris sebagai Negara Adidaya secara militer dan finansial di dunia;
  5. Prediksi kehancuran Masjid al-Aqsa dan pembangunan Tempat Ibadah Yahudi di lokasi tersebut akan menjadi kenyataan.

 Nabi Natan pernah menyatakan: "al-Masih akan membangun Rumah untuk Tuhan." (I Tawarikh, [I Chronicles], 17:11-15), dijadikan dalil untuk menghancurkan Masjid al-Aqsa yang ada sekarang.

Semua ini tampak sangat meyakinkan bagi umat Yahudi sebagai terwujudnya Nubuat mengenai kembalinya Masa Emas ketika Nabi Sulaiman AS menguasai dunia dari Yerusalem. 

Dari sudut pandang buku ini, semua hal di atas tidak akan dapat tercapai tanpa campur tangan Dajjal al-Masih Palsu. 

Dengan demikian, semua hal di atas mengandung tipu daya. Negara Suci Israel, yang pertama didirikan oleh Nabi Sulaiman AS masih belum direstorasi. Yang sebenarnya terjadi adalah Israel palsu berada di tempat Israel asli. 

Hal ini jelas bagi penulis bahwa selubung penutup telah diangkat, dan Zaman Akhir telang datang.

Itulah alasan, mengapa buku ini hanya dapat ditulis pada masa ini.

Alquran menjelaskan semua hal di atas. Alquran menunjuk Yerusalem berkali-kali, sebagai "Kota" atau "Negeri" _(Qaryah)_, tanpa menyebut namanya. Hal ini tampak sebagai selubung untuk menutupi peran Yerusalem hingga Zaman Akhir tiba.

Contohnya, Alquran menceritakan kejadian ketika umat Yahudi Bani Israel menyembah anak sapi emas, sementara Nabi mereka, Musa AS, pergi ke Gunung Sinai untuk memenuhi panggilan Tuhan. 

Alquran memperingatkan bahwa penyembahan selain pada Allah Maha Tinggi akan mengakibatkan datangnya hukuman:

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Al Quran dan Perang Besar (Bagian ke 1)

Jumat, 18 Februari 2022 | 22:19 WIB

Problem Utama Umat Islam Saat Ini, Ini Solusinya!

Rabu, 9 Februari 2022 | 07:07 WIB

Sejarah akan Berakhir sebagaimana Sejarah Berawal

Jumat, 4 Februari 2022 | 07:21 WIB
X