• Sabtu, 2 Juli 2022

Kosmologi Islam: Yerusalem dalam Al Qur'an, Kunci untuk Memahami Dunia Modern (Bagian ke-19)

- Rabu, 26 Januari 2022 | 22:15 WIB
Kosmologi Islam oleh Drs. H. Maman Supriatman, M.Pd:  Kosmologi Islam  : Yerusalem dalam Al Qur'an, Kunci untuk Memahami Dunia Modern (Bagian ke-18) (TiNewss/Rauf)
Kosmologi Islam oleh Drs. H. Maman Supriatman, M.Pd: Kosmologi Islam : Yerusalem dalam Al Qur'an, Kunci untuk Memahami Dunia Modern (Bagian ke-18) (TiNewss/Rauf)

 

“Sungguh telah datang dari Tuhanmu bukti-bukti yang terang; barang siapa yang dapat melihat (dan mengenali Kebenaran itu), maka (manfaatnya) untuk jiwanya sendiri, dan barang siapa yang buta (tidak melihat Kebenaran itu), maka kemudaratannya kembali kepadanya. Dan aku sekali-kali bukanlah pemelihara(mu).” QS. al-An'am: 104).

Bagian 19

Tersingkapnya Selubung Yerusalem (1/2)

Saat umat Yahudi menolak Nabi Isa AS sebagai al-Masih, lalu menyombongkan diri bahwa mereka telah membunuhnya (QS. an-Nisa: 157), mereka tetap menunggu dengan yakin kedatangan al-Masih (lain) yang dijanjikan, dan dengannya akan kembali zaman keemasan atau kejayaan Yahudi.

Mereka percaya bahwa kembalinya Masa Emas mensyaratkan, di antaranya hal-hal berikut:

  1. Bahwa Tanah Suci akan dibebaskan dari kekuasaan umat kafir;
  2. Bahwa setelah pengasingan, umat Yahudi akan kembali ke Tanah Suci untuk memilikinya lagi;
  3. Bahwa Negara Israel akan direstorasi;
  4. Bahwa Tempat Ibadah akan didirikan kembali untuk penyembahan (umat Yahudi) pada Tuhan-nya Ibrahim;
  5. Bahwa Israel pada akhirnya akan menjadi Negara Penguasa di dunia dengan cara yang sama seperti yang dicapai pada masa Nabi Daud AS dan Nabi Sulaiman AS;
  6. Bahwa Raja Yahudi, yang akan menjadi al-Masih, akan memerintah dunia dari tahta Nabi Daud AS; dan akhirnya
  7. Kekuasaannya akan abadi.

Nabi Muhammad SAW  menyatakan bahwa satu dari tanda-tanda besar Hari Kiamat adalah Allah Maha Tinggi akan menipu umat Yahudi dengan mengangkat dan mengutus seseorang yang akan menyamar sebagai al-Masih, dan membimbing mereka untuk meyakini bahwa Masa Emas _(Golden Age)_ telah kembali. 

Padahal al-Masih Palsu itu dengan tipu daya yang sangat besar akan membimbing mereka menuju hukuman Tuhan paling keras yang ditimpakan pada makhluk Allah. 

Al-Masih al-Dajjal, atau Dajjal al-Masih Palsu, yang dikenal oleh umat Kristen sebagai Anti-Kristus, telah diciptakan Allah Maha Tinggi dan akan dilepaskan ke dunia pada Zaman Akhir untuk menunaikan misi tersebut. 

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Al Quran dan Perang Besar (Bagian ke 1)

Jumat, 18 Februari 2022 | 22:19 WIB

Problem Utama Umat Islam Saat Ini, Ini Solusinya!

Rabu, 9 Februari 2022 | 07:07 WIB

Sejarah akan Berakhir sebagaimana Sejarah Berawal

Jumat, 4 Februari 2022 | 07:21 WIB
X