• Rabu, 29 Juni 2022

Yerusalem dalam Al Qur'an, Kunci untuk Memahami Dunia Modern (Bagian ke-14)

- Selasa, 18 Januari 2022 | 07:15 WIB
Kosmologi Islam oleh Drs. H. Maman Supriatman, M.Pd:  Yerusalem dalam Al Qur'an, Kunci untuk Memahami Dunia Modern (Bagian ke-14) (TiNewss/Rauf)
Kosmologi Islam oleh Drs. H. Maman Supriatman, M.Pd: Yerusalem dalam Al Qur'an, Kunci untuk Memahami Dunia Modern (Bagian ke-14) (TiNewss/Rauf)

Dia (Tamim ad-Dari) berkata: Saat Binatang Buas itu menyebutkan seseorang kepada kami, kami takut kalau-kalau Binatang Buas itu adalah setan. Kemudian kami pergi terburu-buru sampai kami memasuki biara itu dan menemukan seorang lelaki bertubuh kuat di sana dengan tangan terikat di lehernya dan belenggu besi mengikat kakinya sampai pergelangan kaki. 

Kami berkata: Malang bagimu, siapa kamu? Dia berkata: Kalian akan segera tahu tentangku, tetapi katakanlah kepadaku siapa kalian? Kami berkata: Kami adalah orang-orang dari Arabia dan kami berangkat dengan kapal layar, tetapi badai ombak membawa kami selama sebulan dan membawa kami dekat dengan pulau ini. Kami mengambil perahu dayung dan mendarat di pulau ini. 

Di pulau ini, seekor Binatang Buas dengan bulu yang sangat tebal bertemu dengan kami, dan karena ketebalan bulunya, mukanya tidak bisa dibedakan dengan ekornya. Kami berkata: Malang bagimu, siapa kamu? Binatang Buas itu berkata: Aku al-Jassasah, kami bertanya: Apa itu al-Jassasah? Binatang Buas itu berkata: 

Kalian pergilah menemui seseorang di dalam biara karena dia menunggu kalian, sangat ingin tahu perihal kalian. Jadi kami datang menemuimu dengan terburu-buru karena khawatir Binatang Buas itu adalah setan. Dia (orang yang dirantai) berkata: Katakan kepadaku tentang pohon kurma Baysan. Kami meminta keterangan: Dalam hal apa kamu ingin tahu informasi tentang itu? 

Dia bertanya: Aku bertanya kepada kalian apakah pohon-pohon itu menghasilkan buah atau tidak? Kami menjawab: Iya. Saat itu dia berkata: Aku rasa pohon-pohon itu tidak akan menghasilkan buah lagi. 

Dia berkata: Informasikan kepadaku tentang Danau Tabariyyah. Kami meminta keterangan: Apa yang ingin kamu ketahui tentang itu? 

Dia bertanya: Apakah di sana ada air? Kami menjawab: Ada banyak air yang melimpah di sana. Saat itu dia berkata: Aku rasa danau itu akan segera mengering.

Dia berkata lagi: Informasikan kepadaku tentang Mata Air Zughar. Kami meminta keterangan: Apa yang ingin kamu ketahui tentang itu?

Dia (orang yang dirantai) bertanya: Adakah air di sana dan apakah air itu mengairi tanaman (di kebun)? Kami katakan kepadanya: Iya, ada banyak air yang melimpah di sana dan penduduk (Madinah) mengairi tanaman (di kebun) dengannya.

Dia bertanya: Informasikan kepadaku tentang Nabi yang ummi, apa yang telah dia lakukan? Kami menjawab: Dia telah meninggalkan Mekah dan menetap di Yatsrib (Madinah). 

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Al Quran dan Perang Besar (Bagian ke 1)

Jumat, 18 Februari 2022 | 22:19 WIB

Problem Utama Umat Islam Saat Ini, Ini Solusinya!

Rabu, 9 Februari 2022 | 07:07 WIB

Sejarah akan Berakhir sebagaimana Sejarah Berawal

Jumat, 4 Februari 2022 | 07:21 WIB
X