• Rabu, 29 Juni 2022

Yerusalem dalam Al Qur'an, Kunci untuk Memahami Dunia Modern (Bagian ke-14)

- Selasa, 18 Januari 2022 | 07:15 WIB
Kosmologi Islam oleh Drs. H. Maman Supriatman, M.Pd:  Yerusalem dalam Al Qur'an, Kunci untuk Memahami Dunia Modern (Bagian ke-14) (TiNewss/Rauf)
Kosmologi Islam oleh Drs. H. Maman Supriatman, M.Pd: Yerusalem dalam Al Qur'an, Kunci untuk Memahami Dunia Modern (Bagian ke-14) (TiNewss/Rauf)

Beliau SAW menyatakan bahwa apa yang diceritakan Tamim ad-Dari mengkonfirmasi apa yang Nabi sendiri telah sabdakan tentang Dajjal. Inilah Hadits tersebut:

Dari Fatimah binti Qays, saudara perempuan ad-Dahhak bin Qays:

Amir bin Sharahil ash-Sha'bi berkata: Fatimah binti Qays adalah salah satu wanita yang ikut serta dalam hijrah pertama. 

Aku memintanya menyampaikan kepadaku sebuah Hadits yang dia dengar secara langsung dari Rasul SAW dan tidak ada perantara di antara mereka. Dia (Fatimah) berkata: Baiklah, jika kamu suka, aku siap melakukannya. Dia (Amir) berkata kepadanya: Baiklah, lakukanlah dan sampaikanlah kepadaku. 

Dia (Fatimah) berkata: …Jadi aku berangkat ke Masjid dan melakukan ibadah shalat berjama'ah dengan Rasulullah SAW, dan aku berada dalam deretan (shaf) wanita yang dekat dengan deretan lelaki. 

Saat Rasulullah SAW menyelesaikan shalatnya, dia duduk di atas mimbar, tersenyum, dan berkata: Setiap jama'ah shalat harus tetap duduk di tempatnya, dia kemudian bertanya: Tahukah kalian mengapa aku meminta kalian berkumpul? 

Mereka berkata: Allah dan Rasul-Nya lebih tahu. Dia berkata: Demi Allah, aku tidak membuat kalian berkumpul untuk sebuah nasehat atau sebuah peringatan. Aku menahan kalian di sini karena Tamim ad-Dari, seorang Kristen yang datang dan menerima Islam, menceritakan kepadaku sesuatu yang sesuai dengan apa yang telah aku sabdakan kepada kalian tentang Dajjal. 

Dia menceritakan kepadaku bahwa dia berlayar dengan sebuah kapal layar dengan 30 lelaki Bani Lakhm dan Bani Judham dan diombang-ambing oleh gelombang badai selama sebulan. Kemudian (gelombang) ini membawa mereka (dekat) ke daratan di tengah lautan (pulau) pada saat matahari terbenam. Mereka menaiki sebuah perahu dayung dan mendarat di pulau itu.

Ada seekor Binatang Buas dengan bulu tebal (dan karenanya), mereka tidak dapat membedakan muka dengan ekornya. Mereka bertanya: Malang bagimu, siapa kamu? Saat itu Binatang Buas itu berkata: Aku al-Jassasah. Mereka bertanya: Apa itu al-Jassasah? 

Binatang Buas tersebut berkata: Wahai orang-orang, temuilah seseorang di dalam biara karena dia sangat ingin mengetahui perihal kalian. 

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Al Quran dan Perang Besar (Bagian ke 1)

Jumat, 18 Februari 2022 | 22:19 WIB

Problem Utama Umat Islam Saat Ini, Ini Solusinya!

Rabu, 9 Februari 2022 | 07:07 WIB

Sejarah akan Berakhir sebagaimana Sejarah Berawal

Jumat, 4 Februari 2022 | 07:21 WIB
X