TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

N501Y, Varian baru Virus Corona Ubah Happy New Year Jadi Happy New Fear

TiNewss.com – Menakutkan. Virus Corona memiliki varian baru, N501Y. Disinyalir, varian baru N501Y ini memiliki kemampuan infeksi lebih tinggi. Lebih mudah menular hingga 70 Persen, terutama kepada anak-anak. Varian Baru N501Y ini ada sejak 20 September silam. Varian ini sangat menakutkan. Dia telah mengubah akhir tahun, dengan Happy New Fear (Ketakutan Baru) bukan Happy New Year (Tahun baru).

Demikian percakapan para netizen di Twitter pada Sabtu, (26/12/2020) ketika menanggapi pernyataan Prof Zubairi Djoerban dengan akun @ProfesorZubairi.

Saking menakutkannya, virus varian baru N501Y dikabarkan tidak bisa terdeteksi dengan test PCR. Namun Prof Zubairi membantahnya. Menurutnya, Varian ini masih bisa dideteksi dengan Test PCR.

“Test PCR bisa mendeteksi tiga spike (seperti paku-paku yang menancap pada permukaan virus korona) berbeda. Sehingga varian baru ini tetap bisa dideteksi tes PCR,” katanya.

Lalu apakah Vaksinasi akan mempengaruhi kekebalan kita dalam menangkal virus ini, ternyata jawabannya adalah Tidak.

“Karena Vaksinasi tidak membentuk satu respons antibodi saja,” tegasnya.

Profesor Zubairi, mengingatkan agar kebijakan kita untuk bertemu orang lain dan berlibur harus dijadikan sebagai peringatan. Perkuat Antibodi dengan tali masker.

varian baru virus Corona N501Y ini, juga telah memberikan rasa takut kepada orangtua, akan dilanjutkannya program belajar tatap muka yang direncanakanan oleh Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.

Bilangin Prof sama Menteri Pendidikan untuk dibatalkan rencana Sekolah Tatap muka,” kata Heru Mendez (@HeruMmendez). Dan ditimpali oleh akun tama ubay (@tamachelsea) yang mengatakan,”Bilangin juga para ibu dan anak-anak disekitar Kita. Soalnya Ibu-ibu an siswa pada maksa pengen segera belajar di Sekolah. Kok pada gak takut sama korona ya“.(Red)***

Terima Kasih Untuk Berbagi Tulisan ini!
  • 17
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    17
    Shares