• Selasa, 24 Mei 2022

Perjuangan Syekh Imran Hosein Merintis Ilmu Akhir Zaman (bagian ke-2 Seri Eskatologi Islam)

- Kamis, 16 Desember 2021 | 07:09 WIB
Maman Supriatman (TiNewss)
Maman Supriatman (TiNewss)

 

 

"Dengan metodologi mempelajari Alquran yang tepat, kita akan menemukan dalam Alquran penjelasan tentang apa yang terjadi di dunia."

(Syekh Imran, 2021).

Mendapat beasiswa dari pemerintah Swiss, dan pemerintah Trinidad & Tobago tetap membayar gajinya, sehingga selama berada di Swiss dia tidak memiliki masalah keuangan. 

Tahun-tahun yang dihabiskannya di Geneva adalah tahun-tahun yang menyenangkan, karena Geneva dan Swiss adalah kota dan negara yang indah.

Namun selama lima tahun di Geneva tidak menarik baginya, karena dia tidak menemukan guru yang menggairahkan. 

Baca Juga: Mimpi Indonesia Emas 2045 akan Tercapai jika 3 Hal ini Terjadi, Ini Kata Ridwan Kamil 

Kelas ini berjumlah sekitar 30 atau 40 orang. Mereka berasal dari negara-negara Eropa: Finlandia, Cekoslowakia, Swedia, Perancis dan dari seluruh Eropa. Sisanya berasal dari Kanada dari Amerika Serikat. Hanya dua orang dari Trinidad dan seorang gadis, putri seorang diplomat India. 

Institut ini adalah Institut Eropa yang kuat berada dalam cengkeraman zionis. Karena itu Kelas Ekonomi Internasional dipegang seorang Profesor zionis. 

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Al Quran dan Perang Besar (Bagian ke 1)

Jumat, 18 Februari 2022 | 22:19 WIB

Problem Utama Umat Islam Saat Ini, Ini Solusinya!

Rabu, 9 Februari 2022 | 07:07 WIB

Sejarah akan Berakhir sebagaimana Sejarah Berawal

Jumat, 4 Februari 2022 | 07:21 WIB
X