• Selasa, 28 Juni 2022

Epistemologi Majma Al Bahrain (bagian ke-3)

- Selasa, 14 Desember 2021 | 23:41 WIB
Maman Supriatman, Penulis Buku Kosmologi Islam. (TiNewss)
Maman Supriatman, Penulis Buku Kosmologi Islam. (TiNewss)

 

 

Pra-syarat yang Dibutuhkan untuk Mengikuti Jejak Epistemologi Nabi Khidr AS

Suratul Kahfi adalah Surat Eskatologi, dimana kita bisa menemukan model Majma' al-Bahrain, yang hanya disebut dalam Surat Al-Kahfi. 

Inilah rahasianya mengapa Suratul Kahfi adalah satu-satunya Surat dalam Alquran, yang oleh Nabi SAW dihubungkan secara langsung dengan fitnah Dajjal di akhir zaman. 

Bagaimana relevansi dan urgensi model Epistemologi ini agar efektif sebagai penangkal fitnah?

Majma' al-Bahrain, tempat dimana Nabi Musa AS akan bertemu dengan Nabi Khidr AS, terdapat dalam Surat Al-Kahfi Ayat 60. 

Secara harfiah adalah tempat bertemunya dua lautan. Namun secara substantif, yang dimaksud bukanlah Samudra Atlantik dan Samudra Pasifik atau Samudra Hindia, melainkan tempat bertemunya dua samudra pengetahuan, yakni samudra pengetahuan yang diperoleh secara rasional-eksternal dan samudra pengetahuan yang diperoleh secara intuitif-internal. 

Tragisnya, subjek ini sudah lama hilang dalam khazanah intelektual Islam. Tidak ada satu pun institusi pendidikan yang mengajarkannya. 

Agaknya inilah sebabnya, kenapa Iqbal pernah mengatakan, bahwa umat Islam sudah berhenti berfikir sejak 300 tahun terakhir. 

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Al Quran dan Perang Besar (Bagian ke 1)

Jumat, 18 Februari 2022 | 22:19 WIB

Problem Utama Umat Islam Saat Ini, Ini Solusinya!

Rabu, 9 Februari 2022 | 07:07 WIB

Sejarah akan Berakhir sebagaimana Sejarah Berawal

Jumat, 4 Februari 2022 | 07:21 WIB
X