Penegerian Perguruan Tinggi Islam di Indonesia, Mohammad Hatta: Integrasi Agama dengan ilmu (bagian ke-2)

- Minggu, 12 Desember 2021 | 09:39 WIB
Maman Supriatman, Penulis Buku Kosmologi Islam. (TiNewss)
Maman Supriatman, Penulis Buku Kosmologi Islam. (TiNewss)

 

Seri Eskatologi Islam

Jika tradisi intelektual kita masih sangat muda, seperti ditegaskan oleh Nurcholish Madjid, dan jika tradisi intelektual itu paralel dengan tradisi Pendidikan, khususnya Pendidikan Tinggi, maka menjadi penting untuk mereview bagaimana pergumulan pemikiran yang melatar belakangi berdirinya Pendidikan Tinggi di Indonesia.

Pada tanggal 8 Juli 1945 didirikan Sekolah Tinggi Islam (STI) di Jakarta. Kemudian pada tanggal 10 April 1946 STI dibuka di Yogyakarta. Pada tanggal 14 Desember 1947, Panitia Perbaikan STI menetapkan STI menjadi Universitas Islam Indonesia (UII) berkedudukan di Yogyakarta.

Visi keilmuan UII bertujuan untuk memenuhi permintaan akan sebuah pendidikan tinggi yang mengintegrasikan pengetahuan umum dengan ajaran Islam (https://id.wikipedia.org/Universitas_Islam_Indonesia).

Pada acara peresmian perpindahan STI dari Jakarta ke Yogyakarta pada tanggal 10 April 1946, Mohammad Hatta menyampaikan pidato yang berisi pemikirannya tentang pentingnya integrasi antara agama dengan ilmu. 

Baca Juga: Ini Amalan yang Tak Pernah Ditinggalkan Mang Oded, Almarhum Walikota Bandung 2018-2023

Ilmu dalam hal ini dipahami sebagai ilmu pengetahuan modern yang meliputi filsafat, sejarah filsafat dan sosiologi. Agar bisa memimpin masyarakat, para pemimpin agama membutuhkan pengetahuan tentang hubungan antara agama dan filsafat, agama dan sejarah, serta agama dan sosiologi (Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Volume 31, Nomor 2, Juli 2020).

Pandangan tentang integrasi keilmuan ini ditegaskan lagi dalam pidato peresmian UII oleh Bung Hatta yang mengatakan, "...di Sekolah Tinggi Islam ini akan bertemu agama (religion) dengan ilmu (science) dalam kerjasama yang baik untuk membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat..." https://unisys.uii.ac.id).

Baca Juga: Bus Pariwisata Asal Jakarta Terguling di Obyek Wisata Ciwidey, Belasan Korban Luka Parah

Setelah pengakuan kedaulatan Indonesia secara internasional, Pemerintah mendirikan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN), yang diambil dari Fakultas Agama UII, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 1950, diresmikan pada tanggal 26 September 1951.

Sementara itu di Jakarta, didirikan Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA) pada 14 Agustus 1957, berdasarkan Penetapan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 1957.

Dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 1960 tentang pembentukan Institut Agama Islam Negeri (IAIN), maka PTAIN Yogyakarta dan ADIA Jakarta digabung menjadi IAIN "Al-Jami'ah al-Islamiah al-Hukumiyah" yang berpusat di Yogyakarta. Diresmikan pada tanggal 24 Agustus 1960 di Yogyakarta oleh Menteri Agama KH. Wahib Wahab. 

Dalam penjelasan Peraturan Presiden Nomor 11/1960 tentang Pendirian PTAIN dinyatakan: “Pada waktu Pemerintah Republik Indonesia berpusat di Jogjakarta, maka Jogjakarta sebagai penghargaan dari Pemerintah didjadikan Kota Universitas. Pada golongan Nasional diberikan Universitas Gadjah Mada yang pada waktu itu adalah usaha swasta, kemudian Ummat Islam diberikan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri yang diambil dari Fakultas Agama Universitas Islam Indonesia”.

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyingkap Misteri Pelepasan Ya'juj-Ma'juj

Selasa, 18 April 2023 | 04:14 WIB

Adab Pembelajar Al-Qur'an

Sabtu, 15 April 2023 | 20:26 WIB

Metodologi Mempelajari Al-Qur'an bagi Pemula

Sabtu, 15 April 2023 | 10:21 WIB

Tantangan Al-Qur'an Yang Tidak Akan Pernah Terjawab

Selasa, 11 April 2023 | 20:40 WIB

Meraih Taubat Nashuha di Bulan Ramadan

Selasa, 11 April 2023 | 15:22 WIB

Mu'jizat dan Keajaiban Al-Qur'an

Selasa, 11 April 2023 | 04:40 WIB

Dajjal, Alat Uji Keilmuan Islam

Sabtu, 8 April 2023 | 08:56 WIB

Baitul Izzah, Nuzulul Qur'an dan Lailatul Qadar

Kamis, 6 April 2023 | 20:46 WIB

Ramadhan Mengajari Kita untuk Hidup Bersama Bulan

Selasa, 4 April 2023 | 17:56 WIB
X