• Senin, 5 Desember 2022

Surat Al Kahfi dan Fitnah Dajjal, Analisis Nasikh dan Mansukh (Bagian ke-8, Seri Eskatologi Islam)

- Senin, 6 Desember 2021 | 06:55 WIB
Maman Supriatman, Penulis Buku Kosmologi Islam. (TiNewss)
Maman Supriatman, Penulis Buku Kosmologi Islam. (TiNewss)

 

Nasikh dan Mansukh adalah istilah dalam 'Ulumul Qur'an/Tafsir.

Nasikh artinya yang menghapuskan, yaitu dalil Alquran atau As-Sunnah yang menghapuskan hukum dalil syar’i atau lafazhnya. Mansukh artinya yang dihapuskan, yaitu hukum dalil syar’i atau lafadhnya yang dihapuskan.

Adanya nasikh dalam Syari’at atau ayat Alquran yang mansukh ditunjukkan oleh dalil naql (ayat/hadits), dalil aql, dan ijma’.

Dalil Naql terdapat dalam dua ayat berikut: "Apa saja ayat yang kami nasakhkan (hapuskan)..." (QS. Al-Baqarah: 106).

"Dan apabila Kami mengganti suatu ayat di tempat ayat yang lain." (QS. An-Nahl: 101).

Baca Juga: Gunung Semeru Meletus, Kemen PUPR akan Bangun Jematan kaca di Bromo-Tengger-Semeru

Dalil aql antara lain dikemukakan okeh Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin: “Naskh boleh terjadi menurut akal dan nyata terjadi menurut Syari’at. Adapun bolehnya terjadi menurut akal, karena segala perkara di tangan Allah, segala hukum (keputusan) milik-Nya, karena Dia adalah _Rabb_ (Sang Penguasa) _Al-Malik_ (Sang Pemilik). Maka Dia berhak mensyari’atkan bagi hamba-hamba-Nya apa yang dituntut oleh hikmah-Nya dan rahmat-Nya. Apakah akal menolak jika Sang Pemilik memerintahkan kepada apa yang Dia miliki dengan apa yang Dia kehendaki?"

Banyak ulama yang menyatakan adanya ijma’ tentang nasikh dan mansukh dalam Alquran dan As-Sunnah. (https://www.republika.co.id/berita/lms4tr/nasikh-dan-mansukh).

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Keteladanan Nabi Syuaib AS,

Senin, 5 Desember 2022 | 09:15 WIB

Masuk Islam Karena Jasad Fir'aun, Kisah Inspiratif

Minggu, 27 November 2022 | 05:00 WIB

Inilah Tata Cara Melakukan Salat Gaib

Sabtu, 26 November 2022 | 14:26 WIB
X