• Senin, 5 Desember 2022

Surat Al Kahfi dan Fitnah Dajjal, Perang Syiah-Sunni-Tragedi Karbala (Bagian ke-7, Seri Eskatologi Islam)

- Minggu, 5 Desember 2021 | 05:38 WIB
Maman Supriatman (TiNewss)
Maman Supriatman (TiNewss)

 

 

Para sejarawan Muslim sependapat bahwa peristiwa Karbala adalah sebuah tragedi kelam dalam sejarah Islam, setidaknya karena tiga alasan:

Pertama, tragedi Karbala adalah puncak perselisihan yang bersumber dari perdebatan tentang masalah kepemimpinan dalam Islam, yang telah menyebabkan tewasnya cucu kesayangan Rasulullah SAW, Husen bin Ali, pada tahun 61 Hijriyah/680 Masehi. 

Kedua, tragedi Karbala  mengawali babak perselisihan Sunni-Syiah secara terbuka yang semakin pelik.

Ketiga, tragedi Karbala melahirkan tragedi berrantai, yang bahkan lebih tragis daripada tragedi Karbala itu sendiri.

Baca Juga: Anggota DPRD Fraksi PPP Bantu Warga Kebakaran di Padasuka Sumedang

Syekh Imran menambahkan, bahwa peristiwa Karbala itu telah ditunggangi oleh kepentingan tertentu, yang meninggalkan bom waktu, dan bisa meledak kapan saja. 

Wacana ini harus diangkat secara terbuka, justru sebagai upaya untuk mencegah perang terbuka antara Sunni dan Syiah.

 

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Keteladanan Nabi Syuaib AS,

Senin, 5 Desember 2022 | 09:15 WIB

Masuk Islam Karena Jasad Fir'aun, Kisah Inspiratif

Minggu, 27 November 2022 | 05:00 WIB

Inilah Tata Cara Melakukan Salat Gaib

Sabtu, 26 November 2022 | 14:26 WIB
X