• Kamis, 9 Desember 2021

Metodologi Mempelajari Al-Qur'an (Seri Eskatologi Islam)

- Kamis, 4 November 2021 | 07:40 WIB
Maman Supriatman, Penulis Buku Kosmologi Islam. (TiNewss)
Maman Supriatman, Penulis Buku Kosmologi Islam. (TiNewss)

TiNewss.com-- Ini sebuah subjek yang sangat penting tapi juga sangat sulit. 

Penting karena bagaimana Al-Qur'an ditafsirkan, merupakan subjek utama dan termasuk yang paling tua dalam khazanah ilmu keislaman, dan sampai hari ini masih terus bermunculan penafsiran-penafsiran baru dalam upaya memahami Al-Qur'an.

Sulit, karena metodologi yang ditawarkan Syekh Imran merupakan pendekatan baru.

Disebut pendekatan baru, karena subjek Eskatologi atau Ilmu Akhir Zaman, dimana metodologi yang diajukannya berpusat, belum pernah ada yang menekuninya secara sungguh-sungguh sepanjang sejarah intelektual Islam.

 

Baca Juga: Masjid Al-Kamil-2 di Bangun Di Panenjoan, Ini Pesan Bupati Sumedang

 

Dalam tayangan kuliah pada video kali ini, Syekh Imran mulai dengan menegaskan bahwa kajian Eskatologi tidak mungkin terlepas dari subjek besarnya, yaitu Kosmologi. Tidak mungkin bisa memahami dengan benar isyarat dan _Nubuwwah_ akhir zaman, bila tidak memiliki basic kosmologis yang memadai.

Jadi Eskatologi adalah bagian dari Kosmologi, yaitu kajian _world-view_ Islam yang fokus pada tanda-tanda akhir zaman, sebagaimana yang sudah dinubuwwahkan.

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Surat Al Kahfi dan Fitnah Dajjal

Rabu, 24 November 2021 | 06:58 WIB

Epistemologi Surat Al-Kahfi

Jumat, 19 November 2021 | 06:16 WIB

Kontradiksi Pluralisme Agama

Kamis, 18 November 2021 | 06:04 WIB

Keutamaan Salat Jum'at

Jumat, 18 Juni 2021 | 12:00 WIB
X