Kosmologi Islam (76) Lanjutan

RAHASIA KEMATIAN

Rahasia Kematian 4

Para ilmuwan mengkonfirmasi bahwa kematian diciptakan dalam sperma, dan berkembang di dalam sel sejak manusia dalam rahim. Mereka (para ilmuwan) mengatakan: kematian diciptakan dalam setiap unsur sel seperti katup pengaman yang mengontrol kehidupan sel. Setelah semua perpecahan mengubah ukuran unsur-unsur tersebut, dan ketika semakin pendek ukurannya, maka kematian semakin dekat, dan pada ukuran tertentu sel reproduksi akan berhenti dan mati.

Itulah yang disampaikan kepada kita melalui Al-Quran:

“Kami telah memperkirakan kematian di antara kalian dan kami tidak mendahuluinya.” (Al-Waqi’ah: 60).

Maksudnya adalah bahwa Allah SWT menempatkan sistem yang terprogram untuk proses kematian, sehingga para ilmuwan, membuat satu istilah ilmiah baru tentang kematian sel yang disebut sebagai “kematian sel yang terprogram”.

Rahasia Kematian 5

Pada setiap sel terjadi berbagai tindakan yang disebut oleh para ilmuwan sebagai “tindakan degeneratif”, yang terjadi setelah periode tertentu dari kehidupan sel.

Karena itu, sel akan terus berkembang dan membesar serta mulai melaksanakan kegiatannya. Namun setelah usia tertentu, mulailah tindakan degeneratif yang terdapat di dalam sel.

Para ilmuwan mengatakan bahwa proses ini tidak dapat dihentikan. Satu-satunya yang bisa menghentikan proses ini adalah kematian.

Jadi, kematian telah terprogram. Sel ini misalnya, akan mati setelah sepuluh hari, meskipun kita berusaha untuk menghentikan proses degenerasi ini, sel akan tetap mati.

Inilah kebenaran yang disebutkan dalam Al-Qur’an:

وَمَنْ نُعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِي الْخَلْقِ أَفَلا يَعْقِلُونَ

“Dan barangsiapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan Dia kepada kejadian(nya). Maka Apakah mereka tidak memikirkan?” (Yasin: 68).

Perhatikanlah kata “Nunakkishu” (Kami kembalikan) yang menggambarkan ungkapan yang cermat tentang proses degeneratif pada sel otak, hati, jantung, dan dalam semua sel manusia, ada tindakan degeneratif yang selalu berakhir dengan kematian.

Rahasia Kematian 6

Ada sebuah program yang diberikan Allah dalam setiap sel tubuh, dan program ini bertanggung jawab akan pertumbuhan dan pembelahan sel serta interaksinya dengan sel-sel lainnya.

Ketika para ilmuwan mencoba untuk memperpanjang hidupnya, maka sel tersebut berubah menjadi sel kanker dan meledak. Akhirnya para ilmuwan menyadari bahwa kematian adalah akhir alami dari makhluk hidup.

Ini pula yang telah ditegaskan oleh Al Qur’an:

“Dimana pun kamu berada maka kematian akan tetap menjemputmu.” (An-Nisa: 78).

Lihatlah wahai manusia sinyal-sinyal ini, pesan-pesan tersembunyi untuk kita. Kita harus memahaminya lalu kembali kepada Sang Maha Pencipta yang Maha Kuasa. Anda harus kembali ke Pencipta yang Maha Agung. Anda harus kembali kepada cahaya Al-Quran. Ayat-ayat ini adalah peringatan bagi kita semua untuk merenungkan fenomena yang disebutkan melalui kata-kata Al-Qur’an yang fantastis.

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلا

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (Al-Mulk: 2).

Rahasia Kematian 7

Di antara Rahmat Allah untuk  kita adalah diciptakannya kematian dan menjadikannya akhir alami dari segala sesuatu. Allah SWT berfirman:

كُلُّ شَيْءٍ هَالِكٌ إِلا وَجْهَهُ

“Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah.” (Al-Qashash: 88).

Apa yang dikatakan oleh ilmu pengetahuan modern?

Ahli biologi saat ini menjelaskan bahwa kematian sama pentingnya dengan kehidupan. Setelah melakukan banyak percobaan dan penelitian, para ilmuwan akhirnya mengungkapkan bahwa dalam setiap sel yang ada dalam tubuh manusia terdapat waktu biologis yang khusus untuk sel ini.

Karena itu renungkanlah, bahwa makhluk manusia yang bekerja hingga ratusan triliun jam. Siapakah yang mengatur kerja dari jam tersebut, dan siapakah yang melindunginya dari segala kerusakan yang mungkin menyerangnya, siapakah yang mengawasinya, siapakah yang menyediakan dan membekalinya berupa energi yang dibutuhkan untuk bekerja?

وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ وَيُرْسِلُ عَلَيْكُمْ حَفَظَةً حَتَّى إِذَا جَاءَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ تَوَفَّتْهُ رُسُلُنَا وَهُمْ لا يُفَرِّطُونَ

“Dan Dialah yang mempunyai Kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu Malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh Malaikat-malaikat Kami, dan Malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya.” (Al-An’am: 66).

Refleksi

Kita hanya sedang menunggu dan mengantri menanti giliran. Orang beriman akan selalu meyakini datangnya kematian. Senantiasa mengingatnya dan membayangkan saat-saat itu tiba.

Ia akan tahu betapa dekat jarak antara dirinya dan kematian. Lalu akalnya menyuruh untuk bersegera berbuat baik. Memperbanyak dzikir dan menebar manfaat. Mengingat kematian bagaikan garam dalam makanan. Sangat penting. Rasulullah SAW bersabda: “Perbanyaklah mengingat-ingat sesuatu yang melenyapkan semua kenikmatan, yaitu kematian.” (HR Tirmidzi).

Kematian pasti datang. Memutus amal perbuatan. Mengakhiri perjalanan kehidupan yang begitu singkat. Sebelum kedatangannya, berbekallah selalu setiap saat. Berbekal untuk perjalanan yang panjang, yaitu kehidupan setelah kematian.

Aisyah RA menceritakan, ia mendengar ungkapan terakhir yang dilafadzkan oleh Rasulullah ﷺ sebelum Beliau menghadap Ilahi:

“Bersama-sama dengan mereka yang telah Engkau Karuniai dari golongan para Nabi, Shiddiqin, Syuhada’ dan Shalihin. Ya Allah Ya Tuhanku ampunilah aku dan kasihanilah aku, letakkanlah aku dengan Kekasih yang Tertinggi. Ya Allah Ya Tuhanku Kekasih yang Tertinggi.”

Rasulullah mengulangi lafaz yang terakhir sebanyak tiga kali, dan tangan Rasulullah pun layu turun ke bawah, maka Rasulullah pun kemudian bersama Kekasih Yang Tertinggi.

انا لله وانا اليه راجعون

“Sesungguhnya kita adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kita kembali.”
(QS. al-Baqarah: 156).

اللهم صل على سيدنا محمد

Rujukan

http://kaheel7.com/id/index.php?option=com_content&view=article&id=174:rahasikematian-1&catid=39:rahasia-al-quran-dan-al-sunnah&Itemid=58

https://khazanah.republika.co.id/berita/pn63an313/rahasia-kematian

https://www.kompasiana.com/mahendraparipurna3105/5c302a1dbde5750d2268f027/untuk-kematian-rahasia-illahi-yang-siap-menjemput-seberapa-greget-loh

https://www.islampos.com/kematian-mengapa-rahasia-15072/

Terima Kasih Untuk Berbagi Informasi, Silakan Klik Tombol di Bawah !
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
%d blogger menyukai ini: