TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Kondisi Hari Ke-5 Parkir Berlangganan Di Sumedang, Belum Berjalan Sempurna

TiNewss.com – Hingga hari ke-5 perjalanan Parkir Berlangganan (PB) di Kabupaten Sumedang belum berjalan sebagaimana yang diharapkan. Para pemangku tugas, masih simpang siur, bahkan tempat Parkir Berlangganan pun masih tidak jelas, mana objek PB atau Objek Pajak Parkir. Bahkan bisa jadi, banyak objek parkir yang tidak termasuk ke keduanya alias liar.

Demikian simpulan sementara hasil pengamatan dan wawancara beberapa orang yang terkait dengan pelaksanaan PB di Sumedang.

Kepala Bidang Pengawasan Pengendalian Lalu Lintas dan Parkir pada Dinas Perhubungan, Herman Suwandi kepada TiNewss.com menyampaikan bahwa Juru Parkir yang berseragam, adalah Juru Parkir yang ditugaskan untuk melayani PB di Sumedang. Mereka hanya melayani parkir, dan tidak memungut parkir kepada pengendara.

Kenyataannya, baik juru parkir berseragam PB maupun Juru Parkir yang non seragam PB, masih menerima uang parkir tersebut. Bahkan tidak ada sosialisasi atau mengarahkan agar mereka tidak bayar parkir, cukup bayar berlangganan. Sebagai mana yang di sampaikan dalam flyer Q&A Parkir Berlangganan.

Jurnalis TiNewss.com juga masih menemukan Juru Parkir yang tidak jelas seragamnya. Bahkan terkesan membingungkan. Beberapa Juru parkir yang memiliki Identitas Bercampur dengan Juru Parkir yang tidak beridentitas PB. Juru Parkir yang tidak beridentitas PB memungut uang parkir, sementara yang berseragam memberikan pengaturan dan pelayanan.

Hal ini tampak di beberapa tempat parkir di Bank Plat Merah di Sumedang yang berlokasi di ruas Jalan Prabu Geusan Ulun.

Demikian pula dengan Juru Parkir di mini market dan beberapa tempat kuliner. Menurut Dishub, mereka adalah objek parkir untuk pajak parkir. Karena tidak menggunakan tepi jalan, dan memiliki lahan parkir sendiri.

“Kami sudah konsultasi, ke Bappenda agar mereka menggunakan seragam tertentu, sehingga bisa dibedakan mana yang pajak parkir (bisa memungut) dan mana Parkir Berlangganan (tidak memungut),” kata Herman beberapa waktu lalu.

Kenyatannya, ada diantaranya menggunakan seragam PB, namun masih memungut Parkir.

Ketika hal ini dikonfirmasi ke Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Sumedang, Sekretaris Bappenda yang juga Plt Kepala Bappenda Sumedang, Rohana menyampaikan bahwa seragam adalah tanggungjawab pengelola parkir, bukan tanggungjawab Bappenda untuk penyeragamannya.

“Pajak Parkir itu sifatnya wajib. Yang bayar adalah pelanggan, yang memungut mereka yang memilliki fasilitas. Bappenda hanya menerima pajak sesuai dengan laporan (self assessment) dari pemungut pajak. Yang mereka setorkan berdasarkan Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD),” katanya.

Ketika ditanyakan berapa perusahaan di Sumedang yang sudah memiliki NPWPD Parkir, termasuk berapa pendapatan pajak parkir, Rohana menyampaikan bahwa data harus di cek dulu.

Hingga berita ini diturunkan, tidak jelas parkir mana yang PB dan parkir mana yang Objek Pajak parkir, bahkan ketidakjelasan ini, memicu Pungli bukan hanya parkir liar.

Masalahnya juga tidak sampai di situ, ternyata pembayar pajak STNK di Sumedang, belum termasuk dengan pembayaran Parkir Berlangganan. Sebut saja Asep namanya, dia membayar Pajak STNK, namun ketika dikonfirmasi apakah sudah membayar PB, ternyata tidak.

“Tidak, belum ada. Bahkan ketika diminta struk parkir berlangganan tidak ada jawaban dari petugasnya,” kata Asep.

Ketika dikonfirmasi ke Samsat Sumedang, petugas menyebutkan bahwa pembayaran PB di loket yang berbeda.

Namun demikian, beberapa lokasi parkir petugasnya ada yang sudah berani menolak ketika di berikan uang parkir, sebut saja Widya.

Tadi tos di pasar Cimalaka, asa nembean bade bayar parkir tapi di tolak ku akang2 parkirna saurna teh GRATIS jabi meni gaya di seragam sareng someah,,,duh ni asa hawatos k c akang na dipaksa we ku abdi sena nampi kanggo bayar parkirna…hatur nuhun ah kang parkir,” katanya melalui Media Sosial Facebook (2/4/2021). (Adhi)

Terima Kasih Untuk Berbagi Tulisan ini!
  • 271
  • 215
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    486
    Shares