TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Kabar Terbaru : Dalam 1 Minggu 12 Orang Meninggal Karena COVID-19 di Sumedang

TiNewss.com – Perkembangan COVID-19 di Kabupaten Sumedang perlu diwaspadai dengan seksama dan menjadi tanggung jawab semua pihak. Mengingat pertumbuhan terkonfirmasi COVID-19 setiap hari semakin meningkat. Bahkan dalam satu minggu terakhir terdapat 12 orang meninggal karena COVID-19 di Sumedang.

Demikian disampaikan Ketua Divisi Komunikasi Publik Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kabupaten Sumedang yang juga Kepala Dinas Kominfosanditik, Dr. Iwa Kuswaeri, kepada Tinewss.com (2/5/2021).

“Hingga hari ini pukul 16.00 WIB, Kami sampaikan bahwa jumlah terkonfirmasi COVID-19 mencapai 3.605 orang, 100 orang diataranya meninggal dan 12 orang terjadi dalam 1 minggu terakhir,” terang Iwa.

Dari 3.605 kasus yang terjadi, sebanyak 3.412 dinyatakan sembuh, sedangkan sisanya 93 orang masih dalam perawatan baik yang di rawat di RSUD (18), maupun yang melakukan Isolasi Mandiri (75).

“Hampir tiap hari sejak Senin (26/4/2021) hingga Minggu (2/5/2021) ada kasus meninggal, Senin 2 orang, Selasa 2 orang, Kamis 1 orang, Jum’at 3 orang, Sabtu 3 orang dan hari ini ada 1 orang,” tambah Iwa.

Iwa juga menyebutkan ada 17 kasus terkonfirmasi COVID-19 pada hari ini, yang berasal dari Kecamatan Sumedang Utara (2), Wado (5), Jatinunggal (2), Conggeang (4), Rancakalong (4) dan Sumedang Utara in/out (10). Selain tambahan kasus, hari ini juga ada 14 kasus dianggap sembuh berasal dari Ujungjaya.

Pemerintah, menurut Iwa, telah melakukan SWAB/PCR sebanyak 16.579 orang, 111 PCR/SWAB ulang dan 3.021 orang di kawasan industri. Sehingga total SWAB/PCR sebanyak 19.711 orang.

Bersumber dari update data sebaran perkembangan COVID-19 di Kabupaten Sumedang per 2 Mei 2021. Berikut adalah jumlah Kecamatan dengan kasus tertinggi.

  1. Sumedang Utara 451
  2. Cimalaka 344
  3. Sumedang Selatan 320
  4. Tanjungsari 294
  5. Cimanggung 202.

Sedangkan kasus terendah di antaranya terjadi di Kecamatan Surian (28 kasus), Jatinunggal dan Sukasari masing-masing 56 kasus, Tanjungmedar 57 kasus, serta Cisitu dan Cisarua masing-masing 64 kasus.

Atas kejadian ini, Satgas COVID-19 Kabupaten Sumedang melalui DIvisi Penegakan Disiplin melakukan berbagai upaya patroli dan sosialisasi, serta penerapan sanksi berupa denda administratif.

Iwa menyebutkan bahwa hari ini ada 127 pelanggaran dan terkumpul denda administratif sebanyak 3.266.000.

“Semua denda dimasukan langsung ke Kas Daerah. Namun penambahan uang di Kas Daerah yang bersumber dari denda, bukan tujuan Kami. Kami justru berharap masyarakat dapat penuh disiplin menggunakan protokol kesehatan agar kasus di Sumedang segera dapat diatasi dan kita bisa segera kembali pada kehidupan normal, walapun normal baru,” pungkas Iwa. (Rauf Nuryama)***

Terima Kasih Untuk Berbagi Tulisan ini!
  • 6
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    6
    Shares