• Minggu, 28 November 2021

Negara Berperan dalam Menjaga Keutuhan Keluarga

- Senin, 6 September 2021 | 16:00 WIB
IMG-20210906-WA0015
IMG-20210906-WA0015

 

Pengadilan Agama Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat mencatat ada 2.115 kasus perceraian sepanjang tahun 2021 ini. Dari jumlah itu, kasus perceraian didominasi oleh perempuan yang mengajukan gugat cerai. Jumlahnya tercatat ada 1.675 kasus. Sedangkan untuk laki-laki yang mengajukan cerai talak ada 480 orang.

Dari 1.675 wanita yang mengajukan cerai gugat, Pengadilan Agama Ngamprah mencatat ada beberapa alasan yang melatarbelakangi perceraian. Kebanyakan penyebab perceraian pasangan suami istri di Bandung Barat ini dikarenakan faktor ekonomi. (suarajabar.id, 23/8/2021)

Cerai sekarang menjadi perkara yang digampangkan. Kata talak yang dititipkan pada tangan laki-laki tak bisa lagi dijaga, bahkan fenomena hari ini justru lebih banyak talak itu dimintakan istri kepada suami. Mengapa? Karena tak ada lagi penjagaan berlapis berupa hukum-hukum perlindungan keutuhan keluarga yang mestinya dijalankan oleh berbagai pihak. Mulai dari pasangan suami-istri itu sendiri, masyarakat, maupun negara.

 

Baca Juga: Menimbang Urgensitas Pembangunan Jalur Kereta Api

 

Terjadi pergeseran pandangan terhadap kuatnya ikatan pernikahan setelah akad nikah. Bahwa mereka diikat dengan nama Allah untuk menjalankan janjinya masing-masing dalam menunaikan kewajiban. Yakni mencukupi nafkah keluarga, mempergauli istri dengan baik, mendidik istri dan anak-anak dengan amal saleh, serta menjaga harmoni komunikasi di antara anggota keluarga.

Namun, banyak dari keluarga Muslim yang sekarang tidak lagi komitmen menjalankannya. Tak sedikit suami yang tidak menafkahi istrinya, baik sengaja atau pun tidak (karena sulitnya pekerjaan). Kondisi keluarga yang demikian, tak semata karena kelalaian pasangan suami istri. Tekanan ekonomi, tidak pahamnya hak dan kewajiban, dan dari kurang pahamnya terhadap hukum syara’ seputar pergaulan dalam rumah tangga, disebabkan tidak berfungsinya negara sekuler membentuk ketahanan keluarga.

Halaman:

Editor: rachaelsheehan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menimbang Urgensitas Pembangunan Jalur Kereta Api

Kamis, 7 Oktober 2021 | 07:53 WIB

Negara Berperan dalam Menjaga Keutuhan Keluarga

Senin, 6 September 2021 | 16:00 WIB

Pernikahan Publik Figur Islami

Kamis, 19 Agustus 2021 | 17:47 WIB

Sumedang dalam Inmendagri No 27 Tahun 2021

Rabu, 4 Agustus 2021 | 10:28 WIB

Keagungan Sistem Islam Memuliakan Anak Yatim

Selasa, 3 Agustus 2021 | 18:20 WIB

Begini Cara Pelaku Wisata Sumedang Lakukan Protes

Selasa, 3 Agustus 2021 | 17:51 WIB

Mural Art Gatotkaca, Jadi Inspirasi di Masa PPKM

Kamis, 29 Juli 2021 | 15:30 WIB
X