TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Jokowi Minta Pasca Lebaran, PPKM Micro Diperketat Lagi

TiNewss.com Presiden RI Joko Widodo meminta jajarannya memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro pasca hari libur Lebaran 2021 baik di tempat asal maupun tujuan arus balik pemudik.

Hal itu diungkapkan Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional sekaligus Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan permintaan Presiden Jokowi dalam keterangan pers virtual seusai rapat terbatas kabinet di Jakarta, Senin (17/5/2021).

“Arahan Presiden untuk memperkuat PPKM Mikro baik di tempat mereka (pemudik) berangkat maupun tempat tujuan di daerah, di Jakarta misalnya,” jelas Airlangga dikutip Antara.

Beliau mengatakan khusus pemudik dari pulau Sumatera harus dilakukan mandatory check di Pelabuhan Bakaheuni dan tempat keberangkatan.

“Tentu kita berharap mereka yang masuk ke Jawa, terutama dari wilayah yang naik itu (memiliki kenaikan kasus COVID-19) sudah aman dari COVID-19,” sambung Airlangga.

Ia menyampaikan dalam rapat terbatas pihaknya melaporkan kepada Presiden perkembangan kasus COVID-19 relatif masih terkendali di mana kasus aktif nasional yakni di 5,2 persen atau lebih rendah dibandingkan kasus aktif global sebesar 11,09 persen.

Melihat kesembuhan kasus COVID-19 nasional di 92 persen, sedangkan global di 86,83 persen sementara tingkat kematian nasional 2,8 persen dibandingkan global 2,07 persen.

“Kasus aktif nasional mengalami penurunan 48,6 persen dari puncak kasus 5 Februari yang lalu dan kasus aktif pengurangannya 7.595 dalam satu minggu terakhir sehingga kasus aktif berada dalam kisaran 90.800 kasus,” tambahnya.

Dia juga mengungkapkan di beberapa provinsi terdapat kasus aktif meningkat terdiri Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Maluku, Banten, NTB, Maluku Utara, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan.

“Kalau kita lihat dibandingkan minggu pertama April, kasus mingguan di Sumatera ada tren meningkat dan tentu kita memonitor mobilitas penduduk pasca-lebaran dari Sumatera ke Jawa,” ucapnya.(Adhi SH)***