• Selasa, 16 Agustus 2022

Diprotes Gegara Tulisan Sunda di Alun-Alun Sumedang, Sekum DKS Sampaikan Klarifikasi dan Aternatif Solusi

- Rabu, 16 Februari 2022 | 12:29 WIB
Sekretaris Umum Dewan Kebudayaan Sumedang, Asep Anang Supriatna (TiNewss/Rauf)
Sekretaris Umum Dewan Kebudayaan Sumedang, Asep Anang Supriatna (TiNewss/Rauf)

 

TiNewss.com - Belum lama ini ada puluhan masyarakat pemerhati adat Sunda dari berbagai daerah hadir di Alun-Alun Sumedang, Jawa Barat.

Mereka mengkritisi terkait adanya tulisan Sunda yang mengandung filosofi tinggi, yang tertanam di lantai alun-alun Sumedang.

"Ieu lain masalah urang Sumedang. Sadunya ieu kudu mengkritisi, simbol-simbol Sunda Kunaon di simpen di dieu. Dicampakan," kata seorang pemerhati sebagaimana dikutip TiNewss.com.

Baca Juga: Bantu UMKM, Bupati Sumedang Gelar Bursa Modal Murah di Pendopo IPP Sumedang

Sekaitan dengan hal tersebut, Sekretaris Umum Dewan Kebudayaan Sumedang (Sekum DKS) Asep Anang Supriatna menyampaikan klarifikasi dan juga alternatif solusi untuk penempatan tulisan-tulisan di Alun-Alun Sumedang.

Asep menyampaikan bahwa DKS sejak awal menyampaikan kritik serta langsung melakukan perubahan.

Pertama, adanya tulisan yang salah baik ejaan maupun susunan kalimatnya.

Baca Juga: Innalillahi, Artis Dorce Gamalaama Meninggal Dunia Karena Covid19

Halaman:

Editor: Rauf Nuryama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X