• Kamis, 9 Desember 2021

10 Nama-nama Pahlawan Nasional yang Berasal dari Jawa Barat, 1 Diantaranya Perempuan

- Senin, 8 November 2021 | 23:15 WIB
Dewi Sartika, Pahlawan Nasional asal Cicalengka Bandung - Jawa Barat (direktoratk2krs.kemsos.go.id)
Dewi Sartika, Pahlawan Nasional asal Cicalengka Bandung - Jawa Barat (direktoratk2krs.kemsos.go.id)

TiNewss.com - Menjelang hari Pahlawan 10 November 2021, dibandingkan dengan Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta, jumlah Pahlawan Nasional yang berasal dari Jawa Barat ternyata paling sedikit.

Bersumber dari direktoratk2krs.kemsos.go.id, dari 191 orang Pahlawan Nasional, ada 5 dari Jakarta, 2 Banten, 10 Jawa Barat, 30 Jawa Tengah, 27 Jawa Timur, dan 27 dari Yogyakarta. Sisanya tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Tidak diketahui apakah Jawa Barat kekurangan Pahlawan, atau belum ada keseriusan Pemerintah baik tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi untuk memberikan dan mengajukan Gelar Pahlawan kepada mereka yang berjuang untuk NKRI pada Jaman penjajahan dan kemerdekaan RI.

 

Baca Juga: Gatot Mangkoepraja, Pahlawan Nasional Asal Sumedang Yang Dimakamkan di Bandung

 

Sebut saja, beberapa orang yang sangat terang-terangan sukses membantu Indonesia dalam masa penjajahan dan pembangunan adalah Umar Wirahadikusumah yang juga wakil Presiden, Ali Sadikin yang menjadi Gubernur DKI Jakarta, atau Pangerah Kornel yang menentang Belanda dengan gigihnya. Semuanya tidak masuk dalam daftar Pahlawan yang mendapatkan gelar Pahlawan Nasional.

Berikut 10 Pahlawan Nasional yang berasal dari Jawa Barat, yang terdiri dari 1 Perempuan dan 9 Laki-laki:

  1. DR. Kusuma Atmaja, Lahir di Purwakarta pada 8 September 1898 dan Meninggal pada 11 Agustus 1952, dimakamkan di tanah Kusir Jakarta; 
  2. Laks Laut R.E. Martadinata, Lahir di Bandung pada 6 oktober 1921 dan Meninggal pada 6 Oktober 1966 di Pangalengan, dimakamkan di TMPN Utama Kalibata; 
  3. Raden Dewi Sartika, lahir di Cicalengka pada 4 Desember 1884 dan meninggal di  Tasikmalaya pada 11 September 1947, dimakamkan di Astana Anyar Bandung; 
  4. KH Zainal Mustafa, lahir di Singaparna tasikmalaya pada tahun1899 dan meninggal pada 25 Oktober 1944 di Ancol, Jakarta, serta dimakamkan di Sukamah Tasikmalaya.
  5. Otto Iskandardinata, Lahir di Bojongsoang Bandung pada 31 Maret 1897 dan meninggal di Mauk Tangerang pada 20 Desember 1945, dimakamkan di Pasir Pahlawan, lembang.
  6. Iwa Kusuma Sumantri, lahir di Ciamis pada 31 Mei 1899 dan Meninggal di RSCM jakarta pada 27 November 1977, dimakamkan di TPU Karet Jakarta.
  7. Maskoen Soemadiredja, lahir di Bandung pada 25 Mei 1907, dan meninggal di Jakarta pada 4 Januari 1986, dimakamkan di TMP Kalibata.
  8. Gatot Mangkoepradja, lahir di Sumedang pada 25 Desember 1898 dan meninggal di Bandung pada 4 Oktober 1968, dimakamkan di TPU Sirnaraga Bandung
  9. Kiai Haji Noer Alie, lahir di Bekasi pada tahun 1914 dan meninggal di Bekasi pada tahun1992, dimakamkan di Babelan Bekasi.
  10. K.H. Abdul Halim, lahir di Majalengka pada 26 Juni 1887 dan meninggal di Majalengka pada 17 Mei 1962, dimakamkan di Sukajati Majalengka.

 

Halaman:

Editor: Rauf Nuryama

Sumber: direktoratk2krs.kemsos.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Citarum Bukan Lagi Sungai Terkotor di Dunia

Jumat, 5 November 2021 | 06:45 WIB
X