• Kamis, 9 Desember 2021

Atalia Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi dan Belasungkawa ke Korban Susur Sungai Kabupaten Ciamis

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:06 WIB
Atalia Ridwan Kamil, Ketua Kwarda Jawa Barat sampaikan klarifikasi dan belasungkawa atas korban susur sungai kabupaten Ciamis, 17/10/2021 (TiNewss)
Atalia Ridwan Kamil, Ketua Kwarda Jawa Barat sampaikan klarifikasi dan belasungkawa atas korban susur sungai kabupaten Ciamis, 17/10/2021 (TiNewss)
TiNewss.com-- Atalia-Ridwan-Kamil">Atalia Ridwan Kamil, Ketua Kwarda Pramuka Jawa Barat menyampaikan klarifikasi dan belasungkawa ke korban susur Sungai di Kabupaten Ciamis.
 
Dalam berita TiNewss.com (16/10/2021) disebutkan korban susur sungai berjumlah belasan anggota Pramuka tewas  tenggelam pada saat kegiatan bersih-bersih sungai atau susur sungai.

Acara tersebut berlangsung di sekitaran sungai Cileueur, Dusun Wetan, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (15/10/2021).

Baca Juga: Inna Lillahi, 11 Siswa MTS Harapan Baru Ciamis Tewas Tenggelam

Atas belum jelasnya dan simpang siur tentang berita dimaksud, Atalia-Ridwan-Kamil">Atalia Ridwan Kamil  memberikan klarifikasi. 
 
"Ijinkan saya selaku Ketua Kwarda Pramuka Jabar menyampaikan beberapa hal terkait musibah susur sungai, Kab Ciamis," ujarnya, seraya menyampaikan bahwa  pertama,  Kami hadir ke lokasi musibah secara langsung (16/10/21) untuk memastikan kronologis kejadian yang saat itu masih simpang siur, termasuk takziah menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam mewakili pemerintah, masyarakat, serta seluruh anggota Gerakan Pramuka Jawa Barat kepada MTs Harapan Baru dan keluarga yang saat ini tengah berduka.
 
 
Kedua, berdasarkan hasil pantauan di lapangan dan informasi langsung dari pihak Pesantren, kegiatan susur sungai ini bukanlah kegiatan Pramuka, karena MTs Harapan Baru tidak tidak menyelenggarakan Ekskul Pramuka. Kegiatan rutin yang dilakukan setiap minggunya ini, murni diinisiasi oleh Pesantren dengan niat luhur untuk mendidik santriwan dan santriwati agar mencintai lingkungan yang salah satunya dilakukan dengan cara bersih-bersih sungai. 
 
Atalia-Ridwan-Kamil">Atalia Ridwan Kamil juga menjelaskan poin ketiga bahwa untuk kegiatan seperti ini, Pramuka sendiri memiliki pedoman dan manajemen risiko yang diatur dalam Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 277 Tahun 2007 tentang Jukran Kebijakan Manajemen Resiko dalam Gerakan Pramuka serta  berdasarkan Surat Edaran Kwarnas Nomor 0406/00-A perihal Kegiatan Kepramukaan di masa pandemi Covid-19, saat ini masih menunda segala bentuk kegiatan yang bersifat tatap muka yang menghadirkan peserta didik yang banyak seperti perkemahan, seminar, pelatihan, dsb, sampai waktu yang ditentukan kemudian. Berbagai kegiatanpun dilakukan secara virtual dan disesuaikan dengan peraturan daerah di wilayah masing-masing.
 
 
Keempat, kejadian ini harus menjadi pelajaran bagi semua pihak. Kami mendoakan agar kejadian ini tidak terulang kembali, para korban husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
 
"Dan kelima, sebagai bunda Jawa Barat saya menghimbau agar semua pihak, apapun lembaga, organisasi atau komunitas hendaknya selalu mengikuti pedoman keamanan, keselamatan dan memperhatikan  manajemen resiko dalam setiap kegiatan, terutama jika melibatkan anak-anak," tegasnya.
 
Atalia-Ridwan-Kamil">Atalia Ridwan Kamil juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Ciamis, Kwarcab Ciamis, BPBD Ciamis, Tim SAR, Galuh Scout Rescue Ciamis dan semua pihak yang berkontribusi dalam tim evakuasi dan penanganan korban dengan begitu sigap.***

Editor: Asep D Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Citarum Bukan Lagi Sungai Terkotor di Dunia

Jumat, 5 November 2021 | 06:45 WIB
X