COVID19 Meningkat, Rakyat China Menolak Lockdown! Kenapa Xi Jinping Dituntut Mundur?

- Senin, 28 November 2022 | 11:52 WIB
Covid-19 di China meningkat dan dilakukan lockdown, terapi rakyat China menolak lockdown  (IG @ipopdiaries)
Covid-19 di China meningkat dan dilakukan lockdown, terapi rakyat China menolak lockdown (IG @ipopdiaries)

TiNewss.Com - Ribuan rakyat China turun ke jalan di Shanghai. Mereka Menolak kebijakan pemerintah China yang melakukan lockdown setelah mencatat angka tertinggi peningkatan kasus COvid19.

Rakyat China menganggap bahwa kebijakan Lockdown membuat kemiskinan dan penurunan daya beli, sehingga mereka sepakat untuk menolak lockdown.

Semakin meluasnya protes kebijakan lockdown, dipicu dengan kejadian kebakaran sebuah apartemen di Urumqi sehingga menewaskan 10 orang penghuni akibat terkurung karena kebijakan lockdown tersebut.

Baca Juga: Jerman Bahaya Besar! Persaingan Grup E Ketat, Jerman Imbang Lawan Spanyol 1-1

Demonstrasi penolakan lockdown diwarnai dengan teriakan peserta aksi demonstrasi yang menuntut Presiden China Xi Jinping mundur.

Terhadap peristiwa kebakaran sebuah apartemen yang menewaskan 10 orang yang terkurung akibat lockdown, pemerintah China mengeluarkan permintaan maaf .dan berrekad untuk mengadili kepada siapapun yang telah melalaikan tugas dan kewajiban sehingga 10 orang tewas terbakar.

Banyak orang menyalahkan penguncian bangunan permukiman atas kebakaran tersebut.

Baca Juga: Silakan Coba! Aplikasi Idebku Pengganti BI Checking, Berikut ini Tata Caranya

Sebagai mana dilansir dari berbagai sumber, terjadi peningkatan kasus Covid-18 varian baru di Negara China. Tercatat angka tertinggi, 31.454 pada Rabu 23 November 2022 dan terus terjadi peningkatan kasus.

Halaman:

Editor: Rauf Nuryama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X