• Sabtu, 2 Juli 2022

Aksi Protes Atas Pembakaran Al Quran di Swedia, 40 Orang Terluka

- Selasa, 19 April 2022 | 02:36 WIB
Aksi Protes di Selatan Swedia (Reuters)
Aksi Protes di Selatan Swedia (Reuters)


TiNewss.Com - Akibat aksi protes akibat Pembakaran Al Quran selama akhir pekan di Swedia selatan, 40 orang terluka, 14 di antaranya pengunjuk rasa, 26 adalah polisi.

Protes dimulai sebagai tanggapan atas tindakan politisi sayap kanan Denmark-Swedia Rasmus Paludan, yang pada 14 April membakar beberapa salinan Alquran, memprotes kedatangan umat Islam di negara itu.

Menurut saluran televisi AS CNN , 14 pengunjuk rasa terluka setelah polisi melepaskan beberapa tembakan peringatan untuk membubarkan para pengunjuk rasa. Tiga di antaranya luka-luka akibat terkena peluru, selebihnya karena terlindas.

Baca Juga: Pendeta Saifuddin Ibrahim Minta Menag 300 Ayat Al Quran Dihapus, Romo Benny Tegas: Penistaan Agama!

Menurut publikasi Swedia Aftonbladet , pengunjuk rasa menyerang petugas polisi, membakar polisi dan kendaraan sipil, dan melemparkan batu ke petugas polisi. Akibatnya, 26 petugas polisi terluka.

Dilaporkan Kommersant.ru, Perdana Menteri Magdalena Andersson mengatakan kepada surat kabar itu bahwa polisi Swedia percaya bahwa para pengunjuk rasa mungkin terkait dengan geng kriminal. Polisi Swedia menangkap 26 perusuh di kota Linkoping dan Norrköping.

Kerusuhan di tanah air dimulai pada 14 April setelah Rasmus Paludan mulai membakar edisi Al Quran. Paludan akan melanjutkan aksinya, tetapi setelah protes dimulai, dia menangguhkannya dan pergi ke Denmark.

Baca Juga: Benarkah Hafidz Al-Quran 30 Juz Ditolak Lamarannya jadi Cleaning Service, Malah Diterima Jadi Polisi di Jatim?

Karena tindakan politisi tersebut, Kementerian Luar Negeri Irak memanggil kuasa usaha Swedia di Baghdad.

Halaman:

Editor: Rauf Nuryama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Musk kehilangan miliaran dolar dalam sehari

Selasa, 24 Mei 2022 | 20:40 WIB
X