• Rabu, 19 Januari 2022

Facebook Menghadapi Class Action US$3,2 miliar di Inggris Atas Dominasi Pasar

- Jumat, 14 Januari 2022 | 09:00 WIB
Facebook atau meta platform mengadapi class action di Inggris (foto pixabay.com)
Facebook atau meta platform mengadapi class action di Inggris (foto pixabay.com)

TiNewss.com - Raksasa media sosial Facebook, yang sekarang dikenal sebagai Meta Platforms, menghadapi class action senilai 2,3 miliar pound plus  atau US$ 3,2 miliar plus di Inggris atas tuduhan menyalahgunakan dominasi pasarnya dengan mengeksploitasi data pribadi 44 juta pengguna.

Class action tersebut diajukan Liza Lovdahl Gormsen, penasihat senior pengawas Otoritas Perilaku Keuangan Inggris (FCA) dan akademisi hukum persaingan, melalui kuasa hukukmnya.

Demikian sumber TiNewss merilis berita hari ini.

Baca Juga: Sandiaga Uno Apresiasi Ghazali yang Dapat Cuan 13 Miliar dari Jual Foto Selfie!

Dilaporkan, Liza Lovdahl Gormsen membawa kasus tersebut, dengan mengatasnamakan orang-orang di Inggris yang telah menggunakan Facebook antara 2015 dan 2019.

Gugatan, yang akan didengar oleh Tribubal Kompetisi Banding London, menuduh Facebook membuat miliaran pound dengan memberlakukan syarat dan ketentuan yang tidak adil yang menuntut konsumen menyerahkan data pribadi yang berharga untuk mengakses jaringan.

Quinn Emanuel Urquhart & Sullivan, firma hukum yang mewakili Lovdahl Gormsen, telah memberi tahu Facebook tentang klaim tersebut.

Baca Juga: Info K-Pop, Suga BTS Berprestasi di Spotify Lewat Lagu Kolaborasi, Inilah Lagu-lagunya!

Namun pihak Facebook mengatakan mengaku kurang paham dengan gugatan itu.

Halaman:

Editor: Aam Permana S

Sumber: Channel News Asia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X