• Sabtu, 3 Desember 2022

Langgar Aturan FIFA, Polisi terpaksa Tembakkan Gas Air Mata saat Ricuh Arema vs Persebaya

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 12:34 WIB
Penembakan Gas Air Mata Diduga Menjadi Penyebab Tragedi Kanjuruhan
Penembakan Gas Air Mata Diduga Menjadi Penyebab Tragedi Kanjuruhan

TiNewss.com - Polisi terpaksa Tembakkan Gas Air Mata pasca laga Arema FC vs Persebaya Surabaya usai dengan skor 2-3 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Malang 1 Oktober 2022.

Pemicu kericuhan ini diakibatkan karena kekalahan Arema FC pada laga kandang saat menjamu Persebaya Surabaya.

Pihak keamanan berusaha mengurai suporter yang membanjiri lapangan dengan menembakan gas air mata.

Baca Juga: Duka di Kanjuruhan, Najwa Shihab Beri Catatan Menonjok! Begini Katanya...

Tembakan gas air mata ini mengakibatkan banyak suporter yang mengalami gangguan pernafasan dan kemudian pingsan.

Gas air mata ini banyak disebut sebagai penyebab banyaknya suporter yang tewas.

Berdasarkan laporan, sebanyak 182 korban tewas dalam insiden ini, 2 diantaranya adalah anggota Kepolisian.

Baca Juga: Komnas HAM : Jumlah Korban Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang Bertambah Jadi 153 Orang

Merujuk pada aturan FIFA soal Gas Air Mata, penggunaan gas air mata di dalam stadion dilarang. Hal ini disebutkan dalam pasal 19b dimana pengamanan sisi lapangan dari regulasi keamanan dan keselamatan stadion.

Halaman:

Editor: Rauf Nuryama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X