• Selasa, 4 Oktober 2022

Sukses Mengawal Nama Baik Kepolisian Dalam Kasus Ferdy Sambo, Mahfud MD Berlanjut Ke Kejaksaan

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 18:45 WIB
Prof. Dr. Mahmud MD, Menko Polhukam (Kiri) dalam podcast Deddy Corbuzier (tangkapan layar) dan Jendral Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, Kapolri (kanan) saat Konferensi Pers Penetapan Sambo sebagai tersangka.
Prof. Dr. Mahmud MD, Menko Polhukam (Kiri) dalam podcast Deddy Corbuzier (tangkapan layar) dan Jendral Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, Kapolri (kanan) saat Konferensi Pers Penetapan Sambo sebagai tersangka.

 

TiNewss.Com - Mahfud MD Menjadi salah satu aktor yang berhasil membuat Kepolisian kembali mendapat kepercayaan publik, setelah berhasil mengagalkan skenario kasus Ferdy Sambo.

Prof. Dr. H. Mohammad Mahfud Mahmodin atau dikenal dengan sebutan Mahfud MD, adalah Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia.

Pria yang saat ini berusia 65 tahun merupakan orang sipil pertama yang menjabat posisi tersebut.

Dia juga pernah menjadi Menteri Pertahanan Indonesia dari warga sipil di era Presiden Aburrahman Wahid (Gusdur).

Dalam Kasus Ferdy Sambo (FS), Mahfud MD mengakui dirinya mengawal perintah Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

"Saya masih percaya dengan Kepolisian untuk menuntaskan kasus ini, tapi harus cepat," kata Mahfud MD mengutip pernyataan Presiden kepada dirinya.

Dengan kata lain, kata Mahfud. "Presiden masih percaya asal Kepolisian bertindak cepat. Nah kalau tidak cepat, berarti beliau tidak percaya," ungkap sang Menteri asal Sampang Madura ini, dalam sebuah wawancara Podcast Deddy Corbuzier.

Dia mengakui bahwa dirinyalah yang meminta Kapolri, Komnas HAM, dan Kompolnas untuk mengubah perspektif.

Halaman:

Editor: Rauf Nuryama

Sumber: Podcas Deddy Corbuzier

Tags

Terkini

Indosiar Disentil Netizen, Efek Kick Off Jam 8 Malam

Minggu, 2 Oktober 2022 | 08:53 WIB

PSSI Ungkap Duka Cita untuk Sepak Bola Indonesia

Minggu, 2 Oktober 2022 | 08:22 WIB
X